Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangunan trotoar di Jalan Juanda dan Jalan Merak Jingga untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pejalan kaki.
Penataan tersebut mencakup perbaikan permukaan trotoar dan penyediaan jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.
Pembangunan trotoar di Jalan Juanda memiliki panjang 1,48 kilometer, sedangkan di Jalan Merak Jingga mencapai 1,28 kilometer.
Baca Juga:
Proyek yang dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan itu ditargetkan rampung menjelang akhir 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Rico didampingi Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi.
Ia menjelaskan, penataan dilakukan dengan mengangkat dan merapikan penutup drainase tanpa mengubah saluran yang sudah ada.
"Permukaan cover slab sebelumnya tidak rata dan belum dilengkapi jalur pemandu disabilitas. Karena itu, kita bangun trotoar yang lebih nyaman dan ramah bagi semua pejalan kaki," ujarnya.
Pembangunan trotoar ini ditujukan untuk memberikan ruang berjalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Permukaan yang rata diharapkan mengurangi risiko tersandung, sedangkan jalur pemandu membantu penyandang disabilitas, khususnya pengguna dengan hambatan penglihatan, saat berjalan di kawasan tersebut.
Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memperbaiki fasilitas bagi pejalan kaki di tengah aktivitas perkotaan yang padat.
Di Jalan Merak Jingga, Rico turut meminta jajaran kewilayahan menyosialisasikan rencana penataan kepada para pedagang elektronik.
Sosialisasi tersebut diperlukan agar proses pembangunan berjalan lancar dan masyarakat di sekitar lokasi memahami pekerjaan yang sedang dilakukan.
Selain pembangunan trotoar, Rico menyoroti keluhan warga mengenai genangan air di sejumlah titik di kawasan tersebut.
Untuk mengatasi persoalan itu, SDABMBK Kota Medan telah merencanakan pelebaran drainase di seberang jalan, dekat kantor lurah.
Pelebaran saluran diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi genangan ketika hujan turun.
"Pelan-pelan kita benahi. Kita ingin kawasan ini lebih tertata, nyaman bagi pejalan kaki, dan persoalan genangan air juga bisa ditangani," kata Rico.
Pemerintah Kota Medan menyatakan penataan trotoar akan dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan.
Upaya ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh pejalan kaki sekaligus membuat kawasan perkotaan lebih tertib dan nyaman.
Dengan pembangunan di Jalan Juanda dan Jalan Merak Jingga, Pemko Medan menargetkan fasilitas pedestrian yang lebih layak, termasuk bagi penyandang disabilitas, serta penanganan genangan air yang selama ini dikeluhkan warga.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.