Protes Jokowi Tak Pernah Hadir di Sidang, Roy Suryo Laporkan Tiga Hakim ke Komisi Yudisial
JAKARTA Sejumlah advokat, purnawirawan TNI, dan aktivis yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Antikorupsi Indonesia (PMAKI) melaporkan
NASIONAL
MEDAN- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong pengembangan budidaya bawang putih dengan potensi lahan seluas 9.624 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produksi lokal, memperkuat sektor pertanian, dan mendukung kemandirian pangan.
Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan, pengembangan bawang putih perlu diiringi peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas petani, serta kepastian pasar bagi hasil panen.
Menurutnya, Sumut memiliki kondisi agroklimat yang mendukung pengembangan komoditas bawang putih. Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi dalam daerah sekaligus mendukung upaya swasembada pangan nasional.Baca Juga:
"Dari total potensi pengembangan seluas 9.624 hektare tersebut, tersebar di Kabupaten Samosir seluas 5.001 hektare, Karo 2.995 hektare, Humbanghasundutan 411 hektare, Simalungun 384 hektare, Dairi 288 hektare, Toba 234 hektare, Tapanuli Utara 198 hektare, Deliserdang 73 hektare, dan Mandailing Natal 40 hektare," jelas Surya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan Pemprov Sumut, Kabupaten Samosir memiliki potensi pengembangan lahan bawang putih terluas, yakni 5.001 hektare. Berikutnya Kabupaten Karo dengan 2.995 hektare.
Sementara itu, potensi lahan di tujuh kabupaten lainnya terdiri atas:
- Humbang Hasundutan: 411 hektare
- Simalungun: 384 hektare
- Dairi: 288 hektare
- Toba: 234 hektare
- Tapanuli Utara: 198 hektare
- Deli Serdang: 73 hektare
- Mandailing Natal: 40 hektare
Sebaran tersebut mencerminkan potensi pengembangan bawang putih di sejumlah wilayah Sumut. Pemanfaatannya diharapkan dapat memperluas produksi lokal dan membuka peluang peningkatan pendapatan petani.
Surya menegaskan, pengembangan lahan harus diikuti ketersediaan benih bermutu agar budidaya menghasilkan produksi sesuai target.
Selain benih, kepastian pasar dan keberadaan pembeli atau *offtaker* juga perlu diperhatikan. Kapasitas penangkar benih dan kelompok tani dinilai harus diperkuat agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Maka dari itu produktivitas harus kita dorong untuk mencapai target 20 ton per hektare panen basah," ucapnya.
Pemprov Sumut, lanjut Surya, akan terus mendorong dan mengawal pengembangan bawang putih agar peningkatan produksi berjalan seiring dengan kepastian pemasaran.
Dengan adanya kepastian pasar, petani diharapkan dapat menjalankan usaha secara lebih terencana dan memperoleh harga yang menguntungkan.
Surya berharap koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Kementerian Pertanian semakin kuat. Menurutnya, kerja sama diperlukan agar pengembangan bawang putih dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi petani.
"Untuk itu saya berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kabupaten, dan Kementerian Pertanian semakin kuat. Sehingga pengembangan bawang putih di Sumut dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani," harapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule menyebut Sumut menjadi bagian dari alokasi kawasan strategis pengembangan hortikultura nasional untuk mendukung swasembada bawang putih.
Menurutnya, kondisi agroklimat dan potensi wilayah Sumut menjadi modal untuk mengembangkan komoditas tersebut sebagai sumber produksi lokal.
"Pengembangan bawang putih untuk memperkuat ketersediaan dan produksi lokal. Sumut menjadi sentra pengembangan bawang putih guna mendukung swasembada pangan nasional," jelasnya.
Pengembangan bawang putih di Sumut diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat ketersediaan pasokan dalam negeri. Keberhasilan program ini akan bergantung pada pemanfaatan potensi lahan, kualitas benih, produktivitas, dan kepastian pasar bagi petani.* (tm/dh)
JAKARTA Sejumlah advokat, purnawirawan TNI, dan aktivis yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Antikorupsi Indonesia (PMAKI) melaporkan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026) pukul 1
NASIONAL
CILEGON Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan dekat Pelabuhan Merak, Kota Cile
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaporkan harta kekayaan sebesar Rp 27.915.654.176 atau sekitar Rp 27,9 miliar dalam Lapora
NASIONAL
MEDAN Sekolah di Kota Medan dari jenjang PAUD hingga SMP kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh mulai Rabu (21/10
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan tiga orang terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pria berinisial DN di Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak mendeteksi sebaran asap di wilayah Sumatera Utara (Sumut) berdasarkan pem
NASIONAL
MEDAN Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi yang menjatuhkan hukuman 10
HUKUM DAN KRIMINAL
BALIKPAPAN Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak cukup hanya mengandalkan kemegahan gedung dan infrastruktur modern. Martabat manusia
NASIONAL
CILEGON Kapal motor penumpang (KMP) Batumandi terbakar di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore
PERISTIWA