BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Dorong Pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini, Perkuat Peran Bunda PAUD

Muhammad Taufik - Rabu, 21 Oktober 2026 08:04 WIB
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Dorong Pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini, Perkuat Peran Bunda PAUD
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam kegiatan pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Asahan dan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa, 20 Oktober 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan pentingnya peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan belajar sejak usia dini.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan dan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa, 20 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Asahan beserta pengurus, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, para camat, Bunda PAUD tingkat kecamatan, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:

Pengukuhan dan pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memperkuat koordinasi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini, terutama dalam memperluas akses layanan pendidikan yang berkualitas dan merata.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, menjelaskan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Menurut dia, keberadaan kelompok kerja tersebut diharapkan dapat membantu Bunda PAUD dalam menyusun rencana, melaksanakan kegiatan, serta mengoordinasikan berbagai program pendidikan anak usia dini.

Salah satu perhatian utama adalah penerapan layanan PAUD yang holistik dan integratif.

Artinya, pendidikan anak tidak hanya berfokus pada kemampuan belajar, tetapi juga memperhatikan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta perkembangan anak secara menyeluruh.

Musa menjelaskan bahwa Pokja Bunda PAUD juga memiliki tanggung jawab dalam mendorong pemerataan akses pendidikan agar semakin banyak anak memperoleh layanan PAUD yang sesuai dengan kebutuhan perkembangannya.

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, Pokja diharapkan mampu membangun kerja sama dengan orang tua, masyarakat, organisasi mitra, serta perangkat pemerintah daerah.

Kerja sama tersebut dinilai penting karena keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya bergantung pada guru dan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.

Dengan koordinasi yang baik, berbagai program PAUD di Kabupaten Asahan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak anak.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam menggerakkan berbagai pihak untuk mendukung Gerakan Nasional PAUD Berkualitas.

Menurut Taufik, Bunda PAUD bukan sekadar jabatan atau kedudukan dalam sebuah organisasi.

Peran tersebut membawa tanggung jawab untuk ikut memperhatikan pertumbuhan, perkembangan, dan pendidikan anak sejak usia dini.

Bunda PAUD diharapkan mampu mengajak masyarakat memahami pentingnya pendidikan pada masa awal pertumbuhan anak.

Selain itu, Bunda PAUD juga memiliki tugas dalam melakukan sosialisasi, membangun komunikasi dengan berbagai pihak, serta mendorong kerja sama antarlembaga untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Taufik menilai dukungan pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Karena itu, ia meminta Bunda PAUD yang telah dilantik agar aktif menjalankan perannya di wilayah kecamatan masing-masing.

Dalam arahannya, Taufik juga menekankan pentingnya proses pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak semata-mata bertujuan mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.

Lebih dari itu, PAUD perlu membantu anak membangun kemampuan dasar yang menjadi bekal sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Kemampuan tersebut mencakup pemahaman nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, kemampuan berpikir, serta perkembangan motorik anak.

Penguatan kemampuan dasar tersebut diharapkan dapat membantu anak menjadi lebih mandiri, percaya diri, mampu berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Menurut Bupati, pembelajaran yang menyenangkan menjadi salah satu hal penting agar anak merasa nyaman selama mengikuti kegiatan pendidikan.

Dengan pendekatan yang sesuai, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa merasa terbebani oleh proses belajar.

Bupati Asahan berharap seluruh Bunda PAUD tingkat kecamatan yang baru dilantik dapat membangun kerja sama yang kuat dengan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Asahan.

Sinergi tersebut diperlukan agar penyusunan dan pelaksanaan program pendidikan anak usia dini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Taufik juga mendorong Bunda PAUD untuk aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, tenaga pendidik, serta para orang tua.

Melalui kerja sama tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan PAUD diharapkan dapat diketahui dan ditangani secara bersama-sama.

Pemerataan kesempatan pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah agar anak-anak di seluruh wilayah Kabupaten Asahan memiliki peluang memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Bupati mengajak masyarakat untuk tidak menganggap pendidikan anak usia dini sebagai tanggung jawab lembaga pendidikan semata.

Keterlibatan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, kebiasaan, serta kemampuan dasar anak.

Melalui pengukuhan Pokja Bunda PAUD dan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pelaksanaan program pendidikan anak usia dini dapat berjalan lebih terarah.

Keberadaan Bunda PAUD di tingkat kecamatan diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memperluas layanan pendidikan.

Selain itu, penguatan peran Pokja Bunda PAUD diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik, lingkungan pembelajaran, serta dukungan terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak.

Pemerintah Kabupaten Asahan menempatkan pendidikan anak usia dini sebagai salah satu bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan dukungan seluruh pihak, program PAUD diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu mempersiapkan generasi muda Asahan yang memiliki karakter, kemampuan, dan kesiapan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Luncurkan Aplikasi SULTAN, Wali Kota Mahyaruddin Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Tinjau Rencana Perbaikan Jalan dan Drainase di Selat Tanjung Medan
Cetak Rekor 5 Kali Beruntun, Pemkab Asahan Boyong Predikat Tertinggi KI Award Sumut 2026
Kualitas Udara Membaik, Disdikbud Medan Resmikan Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai 21 Oktober
Akhiri Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Didesak Turun Tangan Minta DPR Revisi UU Pemilu
Rapor 2 Tahun HAM Era Prabowo, DPR Sebut Hak Rakyat Menang Hingga Ruang Kritik Tetap Terbuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru