Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat mendorong ASN bekerja secara bertanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Di sisi lain, tuntutan pelayanan publik terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital.
Karena itu, ASN juga perlu meningkatkan kemampuan agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan cara kerja pemerintahan.
Pengajian rutin kali ini mengangkat tema "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pelaksanaan Tugas sebagai Pembuat Kebijakan Aparatur Sipil Negara".
Ketua Forum Komunikasi Kerohanian Islam (FOKKUS) Badan Pembinaan Rohani Islam (Babinrohis) Sumut, Damri Tambunan, mengatakan tema tersebut dipilih untuk memperkenalkan manfaat teknologi kecerdasan buatan kepada aparatur pemerintah.
Menurut Damri, penggunaan teknologi digital dapat membantu ASN menjalankan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien.
Berbeda dari pengajian yang biasanya berlangsung melalui penyampaian ceramah, kegiatan kali ini melibatkan peserta secara langsung.
Para ASN dan non-ASN diajak menggunakan telepon pintar berbasis Android untuk mengikuti materi yang disampaikan.
Melalui metode tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga memperoleh pengalaman menggunakan teknologi digital.
Bobby mengapresiasi perubahan konsep pengajian menjadi lebih interaktif.
Menurut dia, kegiatan yang melibatkan peserta secara langsung dapat memberikan pengalaman baru sekaligus membuat penyampaian materi lebih sesuai dengan perkembangan zaman.
Damri menjelaskan bahwa pengenalan kecerdasan buatan dilakukan agar ASN mampu memanfaatkan teknologi secara mandiri.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.