Satgas PRR Serahkan Huntap bagi Penyintas Bencana di Sumbar, Percepat Pemulihan Pascabencana
PADANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) bersama pemerintah daerah menyerahkan kunci hunian tetap (hunt
PEMERINTAHAN
SUMATERA UTARA -Politik di Sumatera Utara semakin memanas menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024, dengan isu utama yang menjadi sorotan adalah wacana mengenai kotak kosong. Partai Gerindra dan Golkar mengusulkan agar Wali Kota Medan, Bobby Nasution, melawan kotak kosong dalam Pilgub mendatang. Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tegas menolak wacana tersebut, menyebutnya sebagai hal yang “utopis”.
Wakil Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Aswan Jaya, mengeluarkan pernyataan tegas pada Selasa (16/7), bahwa PDIP sudah memastikan akan mengusung calonnya sendiri dalam Pilgub Sumut. “Wacana kotak kosong hanya wacana dan utopis mereka saja (Gerindra dan Golkar). Kami sudah menegaskan tidak akan ada melawan kotak kosong di Pilgub Sumut,” ujarnya.
Menurut Aswan, PDIP memiliki cukup dukungan dari jumlah kursi yang dimilikinya di DPRD Sumut, yakni sebanyak 21 kursi, melebihi syarat minimum 20 persen dari total 100 kursi yang ada di DPRD. Hal ini memungkinkan PDIP untuk mengusung calon gubernur tanpa perlu berkoalisi dengan pihak lain.
“Sampai sekarang juga belum ada keputusan apa pun dari partai politik lain mengenai siapa yang akan diusung dan bagaimana strateginya. Jadi dari mana munculnya wacana kotak kosong?” tambah Aswan, menanggapi proposal Gerindra dan Golkar yang mengajak PDIP untuk bergabung dalam konsep lawan kotak kosong.
Sebelumnya, Gerindra dan Golkar secara terbuka mendukung agar Bobby Nasution tidak perlu bersaing melawan lawan politik dalam Pilgub Sumut, dengan alasan bahwa popularitas Bobby sudah cukup kuat untuk memenangkan pertarungan tersebut.
“Ya, bergabung saja. Ya, mengapa harus melawan jika hasilnya sudah jelas?” ungkap Sekretaris Gerindra Sumut, Sugiat Santoso, menanggapi permintaan untuk PDIP bergabung dalam upaya menghindari kontes yang tidak perlu.
Di sisi lain, Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah alias Ijeck, menyatakan dukungannya terhadap ide kotak kosong sebagai alternatif untuk mengurangi gesekan politik di masyarakat. “Bagaimanapun, kami setuju dengan ide lawan kotak kosong. Ini bisa menjadi pilihan yang baik, karena dalam setiap perjuangan pasti ada lawan, dan dalam Pilkada, kotak kosong adalah opsi yang sah,” katanya.
Dengan penolakan tegas dari PDIP terhadap wacana kotak kosong dan komentari positif dari Gerindra serta Golkar, persaingan di Pilgub Sumut 2024 diprediksi akan semakin menarik untuk diikuti. Tantangan terbesar bagi PDIP adalah memastikan bahwa calon yang diusung memiliki dukungan yang cukup kuat untuk bersaing dalam kontes politik yang ketat.
(N/014)
PADANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) bersama pemerintah daerah menyerahkan kunci hunian tetap (hunt
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) memulai pembangunan kawasan hunian tetap (huntap) bag
NASIONAL
BANDUNG Seorang pria berinisial SS (26), yang diketahui menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ranca Mulya 2, Ka
PERISTIWA
MEDAN Video yang memperlihatkan dugaan pasien ditelantarkan hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabup
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Indonesia resmi menambah enam negara dan wilayah yang memperoleh fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK) ke Indonesia. K
PARIWISATA
BENER MERIAH Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pengembangan s
EKONOMI
TANJAB TIMUR Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., melakukan silaturahmi dengan jajaran TNI dan Kejaksaan Negeri
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Binjai, menuai sorotan dari DP
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XI
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sektor pendidikan sebagai langkah menc
PEMERINTAHAN