Mendagri Ungkap Kemiskinan Papua Masih di Atas Nasional, Papua Selatan Justru Naik
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA -Debat mengenai kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) telah mencuat ke permukaan. Namun, desakan untuk memanggilnya ke sidang dipandang oleh beberapa pihak sebagai tindakan yang berlebihan. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menganggap bahwa desakan tersebut telah melampaui batas wajar.
“Sudahlah terlalu lebai. Kalian bilang bahwa bansos tidak ada di anggaran, setelah dijelaskan begitu baru,” ujar Bahlil Lahadalia dalam sebuah pernyataan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Meskipun demikian, Bahlil menyerahkan sepenuhnya kepada Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan apakah Presiden Jokowi perlu dihadirkan dalam sidang tersebut. Dia mengungkapkan keyakinannya bahwa desakan tersebut terlalu berlebihan.
Kontroversi ini muncul setelah Hakim Konstitusi Arief Hidayat sebelumnya mempertimbangkan pemanggilan Presiden Jokowi untuk diperiksa dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Namun, Hakim Arief mengungkapkan bahwa memanggil Presiden sebagai hal yang kurang elok.
“Presiden sekaligus kepala negara dan kepala pemerintahan,” ujar Hakim Arief, menunjukkan kehati-hatian dalam memperlakukan posisi Presiden sebagai simbol negara yang harus dijunjung tinggi.
Pilpres 2024 sendiri telah menghasilkan pemenang, di mana pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangkan dengan perolehan suara 58 persen. Namun, hasil tersebut digugat oleh kubu Capres-Cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD ke MK.
Saat ini, sidang sengketa hasil Pilpres 2024 masih berjalan, menimbulkan perdebatan yang panjang dan kompleks. Pertanyaannya, apakah desakan untuk menghadirkan Presiden Jokowi dalam sidang ini merupakan tuntutan yang wajar dalam konteks demokrasi yang transparan, ataukah sebagai langkah yang berlebihan dan tidak tepat?
(K/09)
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2026 mulai cair pada pertengahan April. Bantuan
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA
JAKARTA Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara usai JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal m
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL