Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah mengumumkan keputusan untuk memberikan santunan kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas mereka dalam Pemilu 2024. Santunan ini merupakan respons terhadap risiko yang dihadapi oleh para penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan tugas mereka untuk memastikan proses pemilihan berjalan lancar dan adil.
Dalam pengumumannya, KPU menegaskan bahwa besarnya santunan untuk anggota KPPS yang meninggal dunia adalah sebesar Rp 36 juta. Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, menjelaskan bahwa pemberian santunan ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2022 dan juga dalam Keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023 secara teknis.
Sebelumnya, KPU mencatat bahwa ada total 35 orang yang meninggal dunia setelah terlibat dalam proses penghitungan suara Pemilu 2024. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 di antaranya merupakan anggota KPPS. Selain anggota KPPS, terdapat 3 orang panitia pemungutan suara (PPS) dan 9 petugas perlindungan masyarakat (linmas) yang juga menjadi korban.
Data mengenai korban yang meninggal dunia tersebut diperbarui secara berkala oleh KPU, dan pada hari ini per pukul 18.00 WIB, data tersebut telah tercatat dengan baik.
Langkah KPU untuk memberikan santunan kepada keluarga korban adalah bentuk apresiasi dan penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan yang telah diberikan oleh para penyelenggara Pemilu dalam menjalankan tugas mereka. Santunan ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban dalam menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga mereka dalam menjalankan tugas yang mulia ini.
Pemberian santunan juga menjadi bagian dari upaya KPU untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan bagi para penyelenggara Pemilu di masa yang akan datang, serta mendorong semakin banyak individu yang bersedia terlibat dalam proses demokrasi tanah air dengan rasa aman dan nyaman.
(A/08)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA