Pasang Badan Soal Ijazah Gibran! Ketum Militan Gibran Sentil MK: Tidak Ditemukan Beda Sama Tidak Ada
JAKARTA Ketua Umum Militan Gibran, Andi Azwan, menilai pernyataan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menemukan bukti Gibran Rakabuming Ra
POLITIK
JEMBER – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menemukan adanya dugaan ketidaknetralan dari penyelenggara pemilu di Jember, Jawa Timur (Jatim). Dugaan ketidaknetralan lantaran sejumlah penyelenggara pemilu itu menampilkan pose jari metal diindikasi mendukung paslon tertentu.
Kabar mengenai dugaan ketidaknetralan dan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu di Jember, Jawa Timur, telah mencuat menjadi sorotan nasional. Tim Kampanye Nasional (TKN) dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menemukan bukti-bukti yang mengindikasikan adanya perilaku yang tidak netral dari sejumlah penyelenggara pemilu. Dalam sebuah acara Rapat Koordinasi dan Training of Trainer (ToT) yang diadakan di Hotel Cempaka, Jember, sejumlah petugas pemilu dari berbagai kecamatan diketahui menampilkan pose jari metal yang dianggap sebagai dukungan terhadap paslon tertentu.
Video dan foto-foto yang menggambarkan pose tersebut telah diungkapkan oleh TKN dalam sebuah jumpa pers di Jakarta Selatan. Habiburokhman, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, mengungkapkan bahwa dugaan ketidaknetralan tersebut telah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim untuk ditindaklanjuti.
Tak hanya itu, TKN juga menemukan dugaan kecurangan yang mengarah pada merusak surat suara pemilih Prabowo-Gibran. Hal ini diduga dilakukan oleh petugas pemilihan yang diarahkan oleh petinggi partai politik. TKN sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait hal ini untuk dilaporkan kepada pihak berwenang.
Habiburokhman menegaskan bahwa TKN akan menyampaikan semua bukti yang mereka kumpulkan kepada Bawaslu untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Mereka menyerahkan segala fakta yang mereka miliki dan menyerahkan penilaian akhir kepada lembaga yang berwenang, seperti Bawaslu dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).
https://youtu.be/YsoUAZzKvQs
Kontroversi ini memicu perdebatan luas di tengah masyarakat terkait netralitas penyelenggara pemilu dan integritas proses demokratis. Diskusi mengenai tindakan yang harus diambil oleh otoritas terkait serta perlunya penegakan hukum yang tegas untuk menjaga kejujuran dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu pun semakin hangat.
(A/08)
JAKARTA Ketua Umum Militan Gibran, Andi Azwan, menilai pernyataan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menemukan bukti Gibran Rakabuming Ra
POLITIK
JAKARTA Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap dugaan penyamaran harta oleh mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sidang perkara dugaan korupsi proyek Waterfront City Kabupaten Samosir kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah sepakat mengajukan eksepsi atau perlawanan
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo menegaskan proses verifikasi berkas persyaratan Gibran Rakabuming Raka saat maju pada Pilkada S
NASIONAL
KUTAI KARTANEGARA Seorang warga nyaris tenggelam setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di perairan TM28 area GTS4, Kutai
PERISTIWA
DELI SERDANG DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menyalurkan tali asih kepada 59 siswa yang terdampak dugaan gangguan kesehatan setelah meng
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan bekerja lebih agresif, terukur dan bero
PEMERINTAHAN
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua mantan bupati di Sumatera Utara terkait pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi dalam kasus duga
NASIONAL