Pamer 'Rapor' Kinerja di Muktamar NU, Prabowo Klaim Swasembada hingga MBG Tembus 62 Juta Jiwa
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JAKARTA – Cawapres nomor urut 3, Mahfud Md, melalui penjelasannya mengenai pernyataannya tentang dosa besar terkait dengan membiarkan seorang ibu melahirkan anak tak berakhlak, telah membuka sebuah jendela yang mendalam menuju refleksi tentang pentingnya nilai-nilai moral dalam pembentukan karakter individu dan masa depan bangsa. Dalam suasana yang penuh dengan kecerdasan dan ketajaman berpikirnya, Mahfud Md menjelaskan bahwa maksud dari ucapannya tersebut bukanlah menempatkan dosa kepada ibu yang melahirkan, melainkan kepada siapapun yang membiarkan situasi di mana seorang ibu harus melahirkan anak tanpa didampingi oleh nilai-nilai akhlak yang baik.
Dengan kebijaksanaan yang melekat padanya, Mahfud Md menyadari bahwa pendidikan karakter yang kurang baik bagi anak-anak, terutama yang berasal dari lingkungan yang kurang mendukung, dapat berujung pada perilaku tak berakhlak di masa depan. Hal ini diperparah dengan kesibukan ibu dalam dunia kerja, yang seringkali membuatnya kekurangan waktu dan perhatian untuk memberikan pendidikan dan pembinaan moral kepada anak-anaknya.
Namun, Mahfud Md tidak hanya sekadar mengungkapkan permasalahan, tetapi juga menawarkan solusi yang konkret dan progresif. Dalam hal ini, ia menegaskan bahwa pemerintahannya bersama Ganjar Pranowo akan memperhatikan perlindungan terhadap kaum ibu dalam segi ketenagakerjaan, sehingga mereka dapat menjadi lebih sejahtera dan memiliki waktu serta energi yang cukup untuk mendidik anak-anak mereka dengan baik. Pendekatan ini mencerminkan komitmen mereka untuk membangun masyarakat yang berkualitas, di mana nilai-nilai moral dan etika menjadi pondasi yang kuat bagi perkembangan bangsa.
Lebih lanjut, Mahfud Md juga menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak dari kurangnya etika dan moral terhadap perilaku koruptif dalam masyarakat. Ia memperingatkan bahwa tindakan-tindakan yang tidak bermoral dapat merugikan negara secara keseluruhan, dan oleh karena itu, tidak boleh dibiarkan untuk terus berlangsung.
Penjelasan ini disampaikan oleh Mahfud Md dalam suasana dialog yang hangat dan penuh dengan pemahaman, pada acara bertajuk ‘Tabrak Prof’ di Bento Kopi, Bandar Lampung. Dengan kecerdasannya, Mahfud Md mengajak kita semua untuk merenungkan kembali pentingnya nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, serta peran penting yang dimainkan oleh pendidikan karakter dalam membentuk masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.
(A/08)
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong sektor olahraga berkembang menjadi industri yang mampu menghasilkan pen
OLAHRAGA