BREAKING NEWS
Rabu, 22 Juli 2026

Pasangan Capres 2024 Akan Diberi Tempat Khusus dalam Debat Perdana

- Minggu, 10 Desember 2023 09:01 WIB
Pasangan Capres 2024 Akan Diberi Tempat Khusus dalam Debat Perdana
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Debat perdana Pilpres 2024 akan menjadi panggung utama di Kantor KPU RI. Pada Selasa (12/12), Komisioner KPU, August Mellaz, telah mengonfirmasi kehadiran kedua pasangan Pilpres dalam debat tersebut, namun dengan sentuhan khusus dalam penyelenggaraannya.

Menurut Mellaz, selama sesi khusus debat cawapres, tempat akan diberikan secara khusus untuk capres, dan sebaliknya, ketika debat khusus capres, tempat khusus akan diberikan untuk cawapres. Rencananya, debat ini akan berlangsung selama 120 menit dengan pertimbangan yang matang terkait pembagian segmen.

KPU telah mengumumkan nama-nama panelis untuk debat perdana capres-cawapres Pemilu 2024, yang disepakati oleh kedua tim pasangan calon. Sebanyak 11 panelis akan memainkan peran kunci dalam mengajukan pertanyaan yang kritis dan relevan.

Berikut adalah daftar 11 nama panelis yang akan terlibat dalam debat perdana capres-cawapres:

Pakar Ilmu Politik UGM, Mada Sukmajati Pakar Ilmu Politik Undana, Rudi Rohi Ahli Hukum Tata Negara Undip, Lita Tyesta ALW Pakar Hukum Unand, Khairul Fahmi Pakar Hukum Tata Negara UNS, Agus Riewanto Pakar Tata Hukum Negara UNPAD, Susi Dwi Harijanti Guru Besar Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono Ketua Komnas HAM 2017-2020, Ahmad Taufan Damanik Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga, Phil Al Makin Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto Dekan Fisipol UGM Wawan Mas’udi

Para panelis ini akan memulai proses karantina sebelum debat, memastikan independensi dan kualitas pertanyaan yang diajukan. Tema debat perdana untuk capres-cawapres mencakup pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga, menciptakan panggung yang kaya perdebatan dan refleksi mengenai isu-isu krusial yang dihad api negara.  (Ayu lestari)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru