Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
NTT– Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan pandangannya tentang jabatan yang diembannya. Ia menyatakan bahwa menjadi Menteri Agama tidak memberikan beban berat bagi dirinya, bahkan merasa bebas dalam menjalankan tugasnya karena tidak ada organisasi atau partai yang mendukungnya.
“Saya Menteri Agama sama sekali tidak ada beban, tidak ada partai di belakang saya dan juga tidak ada organisasi di belakang saya, jadi saya alhamdulillah bebas mengucapkan apa pun di Kementerian Agama,” ujar Nasaruddin saat memberikan pengarahan di Sidang Tanwir Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (5/12/2024).Nasruddin yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal ini menyebutkan bahwa ia tidak pernah membayangkan dirinya akan diangkat menjadi Menteri Agama. Bahkan, saat pertama kali dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto, Nasaruddin mengaku awalnya tidak mengira dirinya akan diminta untuk mengisi posisi menteri.”Saya nggak pernah mimpi akan menjadi menteri agama juga nggak pernah ada manuver (untuk jadi menteri),” ungkapnya.
Kisah menarik terjadi saat Nasaruddin dipanggil oleh Presiden Prabowo ke kediamannya di Kertanegara. Saat itu, Nasaruddin mengira dirinya diminta untuk mengisi acara pembaca doa. “Waktu itu makan malam, hari Senin jadi buka puasa, tiba-tiba dipanggil pak presiden, nah saya pikir biasanya kalau menteri yang undang saya itu biasanya baca doa,” ujarnya mengenang peristiwa tersebut.Namun, tak disangka, Presiden Prabowo menawarkan jabatan Menteri Agama. Meski demikian, Nasaruddin mengaku menolak tawaran tersebut dengan alasan bahwa ia merasa ada tokoh lain yang lebih layak menjabat sebagai Menteri Agama. “Saya juga sampaikan saya bukan orang yang lebih tepat menjadi menteri agama. Seandainya bapak menemukan tokoh atau figur yang lebih baik, saya dengan senang hati saya pasti membantu, di luar struktur saya sudah cukup,” ungkap Nasaruddin.
Namun, akhirnya Nasaruddin menyanggupi untuk menjalani amanah tersebut dan dilantik oleh Presiden Prabowo pada Oktober 2024 lalu. Dalam pandangannya, tugasnya kini di Kementerian Agama membawa perspektif berbeda dibandingkan dengan para pendahulunya yang memiliki latar belakang politik.“Kementerian Agama yang selama ini ya mungkin teman-teman yang memimpin Kementerian Agama adalah backgroundnya politisi, tentu paradigmannya juga agak sedikit berbeda atau banyak berbeda,” jelas Nasaruddin.Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin juga menekankan pentingnya untuk menjaga keadilan dan kebebasan dalam menjalankan tugas tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil akan selalu berpihak pada kepentingan umat tanpa ada intervensi dari partai atau organisasi tertentu. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA