Kapolda Aceh Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Personel SDM Menjelang Rekrutmen Polri 2026
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN -Pemerataan pembangunan menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam Debat Publik Ketiga Pilkada Medan 2024, Jumat (22/11/2024). Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 3, Yasyir Ridho Loebis, membuka diskusi dengan melemparkan pertanyaan kepada pasangan calon (paslon) lainnya, Rico-Zaki (nomor urut 1) dan Ridha-Rani (nomor urut 2), terkait strategi pemerataan pembangunan hingga tingkat paling bawah.
“Bagaimana cara kita menyertakan pembangunan? Sementara di Kota Medan itu sudah banyak pembangunan, bagaimana kita meratakan pembangunan itu sampai ke tingkat paling bawah?” tanya Yasyir. Ia juga menyinggung perlunya keterkaitan program pembangunan dengan tingkat provinsi maupun nasional, termasuk pemanfaatan sumber daya yang ada.
Jawaban Paslon Rico-Zaki: Fokus pada ManusiaRico Waas, Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas manusia. Baginya, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan menjadi prioritas utama untuk mencapai pemerataan pembangunan.
“Pendidikannya, SD, SMP, SMA hingga kuliah harus terpenuhi. Kesehatannya harus terjamin, kesejahteraannya juga, pekerjaannya harus kami berikan. Itulah alasan kami berkomitmen menyediakan 50 ribu lapangan kerja dan 100 ribu UMKM ke depan,” ujar Rico.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memastikan kebutuhan wilayah terpenuhi.
“Kami akan duduk bersama pemerintah pusat, provinsi, dan daerah secara terus-menerus untuk menyelaraskan niat baik dan program yang bermanfaat bagi Kota Medan,” tutupnya.
Jawaban Paslon Ridha-Rani: Perhatikan Keunikan WilayahSementara itu, Ridha Dharmajaya, Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, menyampaikan bahwa setiap wilayah memiliki kebutuhan khusus yang harus diprioritaskan sesuai dengan ciri khasnya.
“Ada kebutuhan umum seperti pendidikan dan kesehatan, yang memang harus ada dan merata di setiap daerah. Namun, kebutuhan khusus juga penting. Contohnya, di Medan Utara, nelayan perlu diberdayakan dengan memberikan kapal-kapal gratis sebagai bantuan agar mereka lebih berdaya,” jelas Ridha.
Ia menekankan pentingnya program pemberdayaan yang dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan unik setiap wilayah di Kota Medan.
Menanggapi jawaban kedua paslon, Yasyir Ridho Loebis memperkenalkan program unggulan nomor urut 3 yang diberi nama “Lingkungan Cantik”, sebagai solusi pemerataan pembangunan.
“Setiap lingkungan di Kota Medan akan mendapatkan dana infrastruktur sebesar Rp100 juta per lingkungan,” ungkapnya.
Selain itu, ia berencana meningkatkan peran Kepala Lingkungan (Kepling) dengan memberikan insentif Rp5 juta per bulan. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan kepling sebagai “mata dan telinga” pemerintah dalam menjalankan program pembangunan hingga ke tingkat paling bawah.
“Demi pembangunan yang lebih merata bagi masyarakat Kota Medan, kita akan bantu para kepling agar bisa berkontribusi maksimal untuk membangun Medan yang lebih baik dan sejahtera,” tegas Yasyir.
Ketiga paslon menunjukkan komitmen mereka untuk memastikan pemerataan pembangunan di Kota Medan. Perdebatan yang berlangsung menunjukkan beragam pendekatan, mulai dari peningkatan kualitas manusia, pemberdayaan masyarakat berdasarkan kebutuhan lokal, hingga pengelolaan dana pembangunan secara langsung di tingkat lingkungan.
Warga Kota Medan kini memiliki pandangan lebih jelas mengenai visi dan misi masing-masing paslon dalam membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.(N/014)
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima kunjungan diplomatik dari perwakilan Kedutaan Besar Keraja
PENDIDIKAN
DENPASAR Personel Subsatgas Pam Jalur melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dalam rangka mendukung Ope
NASIONAL
DENPASAR Polda Bali menerima audiensi dari Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (11/3/2026). Audiensi me
NASIONAL
JAKARTA DPR RI Akan Bawa RUU PPRT dan Hak Cipta ke Paripurna Besok, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan Rancangan UndangU
POLITIK
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat di wilayah pesisir Indonesia waspada terhadap pot
NASIONAL
REJANG LEBONG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti dugaan praktik ijon proyek yang melibatkan Bupati Rejang Lebong, Muha
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Empat Tahun Buron, Terpidana Kasus Cabul Akhirnya Ditangkap Kejati Aceh. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agus Sugiarto, memaparkan tujuh masalah mendasar yang masih di
EKONOMI