KPK Telusuri Dugaan Aset Japto, Pengembangan Kasus Rita Widyasari Kian Menguak
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterkaitan aset milik Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemar
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA –Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan pernyataan tegas terkait dukungan anggota DPRD-nya dalam Pilgub Sumut 2024. Dalam rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Kabupaten Batu Bara, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan bahwa anggota DPRD yang berpihak kepada pasangan calon (paslon) Bobby Nasution-Surya akan dipecat. Pernyataan ini menandai langkah PDIP untuk memastikan soliditas dukungan terhadap paslon yang diusungnya, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.
Penegasan DjarotDjarot menegaskan bahwa seluruh anggota DPRD dari PDIP wajib memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon yang diusung oleh partainya. “Misalnya berpihak ke calon lain, dalam hal ini ke nomor urut satu Bobby Nasution, sanksi tegasnya adalah dipecat,” ungkap Djarot. Pernyataan ini menyoroti kekhawatiran PDIP terhadap adanya anggota yang mungkin bersikap tidak konsisten dan memasang “dua kaki” dalam politik.
Sanksi PemecatanDjarot menjelaskan bahwa pemecatan bukanlah pilihan, melainkan langkah tegas yang harus diambil untuk menjaga integritas partai. “Kalau anggota DPRD memasang dua kaki, tiga kaki dan ada Bobby, tidak mendukung calon kita, sudah jelas sanksinya, harus dipecat,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa PDIP berkomitmen untuk menjaga kesatuan suara dan menghindari perpecahan internal.
Seruan untuk Netralitas TNI/PolriDalam kesempatan itu, Djarot juga meminta agar seluruh anggota TNI dan Polri menjaga netralitas selama Pilgub Sumut. Ia menegaskan bahwa instansi tersebut tidak boleh terlibat dalam intimidasi terhadap masyarakat untuk mendukung calon tertentu. “Seluruh keluarga besar TNI/Polri, harus netral. Tolong jaga situasi dan kondisi ini,” imbuhnya.
Djarot mengingatkan pentingnya peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam memastikan jalannya pemilihan yang adil dan transparan. Ia berharap Bawaslu bertindak tegas dalam menindak pelanggaran. “Untuk Bawaslu tegas, kalau ada pelanggaran segera diproses dan diadili,” katanya.
Djarot juga menyerukan masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan Pilkada dan melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi. Ia menambahkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menjalankan tugasnya secara profesional dan tidak bermain-main dalam pelaksanaan pemilu. “KPU jangan main-main. Kalau kejadian, di Desa segera dilaporkan dan bersuara,” tutupnya.
Dengan langkah tegas ini, PDIP berusaha menjaga soliditas dan konsistensi dukungan terhadap paslon yang diusungnya. Seruan untuk netralitas TNI/Polri dan pengawasan ketat oleh Bawaslu menunjukkan keseriusan PDIP dalam memastikan Pilgub Sumut 2024 berjalan dengan adil dan transparan.
(K/09)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterkaitan aset milik Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya menyiapkan saksi ahli untuk menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakart
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak sekitar 250 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mulai membangun
EKONOMI
LUBUK PAKAM Warga Dusun I, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mengaku belum menerima tanggapan dari P
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke80 sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang a
NASIONAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat memerintahkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburu Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebuah obrolan santai di warung kopi tanpa agenda khusus ternyata melahirkan organisasi sosial yang kini aktif melestarikan a
SENI DAN BUDAYA