Kapolda Aceh Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Personel SDM Menjelang Rekrutmen Polri 2026
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan secara resmi telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan 2024. Penetapan ini dilakukan setelah melalui serangkaian verifikasi berkas yang dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.
Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah, mengungkapkan bahwa ketiga paslon yang ditetapkan adalah sebagai berikut:
Rico Waas-Zakiyuddin: Pasangan ini diusung oleh koalisi partai besar, yaitu NasDem, PKB, Gerindra, PAN, Golkar, Perindo, Demokrat, dan PSI. Ridha Dharmajaya-Abdul Rani: Paslon ini didukung oleh PDIP, Partai Ummat, PPP, dan PBB. Keberadaan mereka di kancah politik Medan tidak asing lagi, dengan rekam jejak yang cukup dikenal di masyarakat. Hidayatullah-Yasir Ridho: Pasangan ini diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang dikenal dengan konsistensinya dalam memperjuangkan isu-isu keadilan sosial.“Pada rapat ini kami telah melihat berkas-berkas dari ketiga paslon. Setelah diverifikasi dan dinyatakan lengkap, kami memutuskan ketiganya ditetapkan sebagai paslon Pilwalkot Medan 2024,” ujar Mutia dalam konferensi pers di Kantor KPU Medan.
Selanjutnya, Mutia menjelaskan bahwa tahapan berikutnya adalah pengundian nomor urut untuk masing-masing paslon, yang dijadwalkan berlangsung pada esok hari, 23 September 2024, di Selecta Hotel. Proses ini dianggap penting untuk menentukan urutan dalam kampanye dan pemungutan suara mendatang.
Rico Waas, salah satu calon yang mewakili koalisi besar, menyatakan optimisme dan kesiapan timnya untuk berhadapan dengan para pesaing. “Kami siap bertarung, dan semoga nomor urut yang kami dapatkan membawa berkah,” ujarnya. Sementara itu, Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani juga menunjukkan antusiasme serupa, berharap agar pengundian nomor urut berjalan lancar.
Kota Medan, sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, diharapkan dapat menyaksikan proses demokrasi yang sehat dan kompetitif. Dengan tiga paslon yang memiliki latar belakang dan dukungan politik yang kuat, Pilwalkot Medan 2024 diharapkan dapat menjadi ajang bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi kota mereka.
“Semoga pemilih di Medan dapat memberikan suara mereka dengan bijak, dan mendukung calon yang paling sesuai dengan visi dan misi pembangunan kota ke depan,” tutup Mutia.
Dengan penetapan ini, perhatian masyarakat kini tertuju pada pengundian nomor urut yang akan menentukan langkah awal bagi setiap paslon dalam meraih dukungan publik di Pilwalkot Medan.
(N/014)
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima kunjungan diplomatik dari perwakilan Kedutaan Besar Keraja
PENDIDIKAN
DENPASAR Personel Subsatgas Pam Jalur melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dalam rangka mendukung Ope
NASIONAL
DENPASAR Polda Bali menerima audiensi dari Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (11/3/2026). Audiensi me
NASIONAL
JAKARTA DPR RI Akan Bawa RUU PPRT dan Hak Cipta ke Paripurna Besok, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan Rancangan UndangU
POLITIK
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat di wilayah pesisir Indonesia waspada terhadap pot
NASIONAL
REJANG LEBONG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti dugaan praktik ijon proyek yang melibatkan Bupati Rejang Lebong, Muha
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Empat Tahun Buron, Terpidana Kasus Cabul Akhirnya Ditangkap Kejati Aceh. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agus Sugiarto, memaparkan tujuh masalah mendasar yang masih di
EKONOMI