Pujian John Herdman untuk Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Jelang Indonesia vs Saint Kitts
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
JAKARTA- Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa evaluasi program Sekolah Rakyat selama empat bulan sejak diluncurkan menunjukkan seluruh tahapan berjalan dengan baik.
Meskipun awalnya banyak tantangan, kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat berhasil mengatasi kendala tersebut.
"Secara umum jalan baik. Awalnya ada tantangan karena guru dan siswa sama-sama baru," kata Gus Ipul, Kamis (27/11/2025).Baca Juga:
Dalam audiensi dengan wartawan Tempo di kantor Kemensos, Gus Ipul menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, termasuk mereka yang belum pernah tercatat dalam sistem data pemerintah.
"Rata-rata siswa berasal dari keluarga kurang mampu, dan banyak yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam data," ujarnya. Kelompok sasaran utama berada pada Desil 1, yakni penduduk dengan kondisi sosial ekonomi terendah, dan seluruh proses seleksi peserta didik merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Gus Ipul menegaskan, kementerian tidak lagi menggunakan data sendiri untuk bantuan sosial. Selain itu, masyarakat bisa berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui aplikasi DTSEN, Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG), hingga call center 24 jam.
Menteri Sosial juga menyinggung isu ketidaktepatan sasaran bantuan sosial.
Ia menyebut beberapa temuan, seperti penerima yang memiliki kendaraan bermotor, penerima yang sudah meninggal, hingga rekening penerima yang digunakan untuk aktivitas judi online.
"Kami terbuka. Kalau ada yang tidak tepat sasaran, silakan sampaikan lengkap dengan alamat dan bukti. Kita tidak main-main soal ini," tegas Gus Ipul.
Ke depan, jangkauan Sekolah Rakyat akan diperluas dengan menyasar rumah tangga Desil 1 dan Desil 2 DTSEN, agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Gus Ipul menekankan, akurasi data merupakan fondasi kebijakan sosial.
"Kalau datanya tidak benar, bantuan pasti tidak tepat sasaran. Karena itu kita terus melakukan pembenahan," tutupnya.*
(d/um)
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Sei Rampah, Kilometer 54, yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Kapsul d
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi yang melibatkan Penerimaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber (Direskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap praktik perjudian online yang melibatkan
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Janji, Kecamatan Bilah
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal dengan sebutan Dokter Tifa, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan permohonan rest
POLITIK
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Batu Bara United yang aka
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi dari Serikat Pekerja Kehutanan di ruang kerjanya, K
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Ka
POLITIK
MAKASSAR Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman meskipun dampak fenomena El Nino di
EKONOMI