BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Cegah Radikalisme Remaja, Prabu Foundation Gelar Diskusi Jelang Nataru

gusWedha - Kamis, 04 Desember 2025 17:19 WIB
Cegah Radikalisme Remaja, Prabu Foundation Gelar Diskusi Jelang Nataru
Sekitar 30 peserta hadir, mewakili berbagai instansi, mulai dari Kesbangpol Jawa Barat, Polda Jabar, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga mantan narapidana terorisme di Shakti Hotel Bandung, Rabu (3/12/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Prabu Foundation menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Penguatan Nilai, Karakter Toleran, Pengawasan Media Sosial, dan Peran Keluarga serta Sekolah dalam Mencegah Radikalisme Anak Menjelang Nataru 2025" di Shakti Hotel Bandung, Rabu (3/12/2025).

Sekitar 30 peserta hadir, mewakili berbagai instansi, mulai dari Kesbangpol Jawa Barat, Polda Jabar, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga mantan narapidana terorisme.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan sambutan Ketua Umum Prabu Foundation, Asep Muhargono, sebelum memasuki sesi materi.

Baca Juga:

Khoirul Naim dari Kesbangpol Jawa Barat menekankan pentingnya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap radikalisme di era digital.

"Penguatan harmoni sosial harus dilakukan melalui sistem peringatan dini dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Dari Polda Jabar, AKBP Rumi menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga ruang digital.

"Pengawasan media sosial dan literasi digital sangat penting. Keluarga dan sekolah harus aktif agar paham radikal tidak mudah menyusup ke anak-anak," katanya.

Roki Apris Dianto, mantan narapidana terorisme, membagikan pengalaman pribadi mengenai bagaimana anak-anak dan remaja menjadi target jaringan radikal.

"Kelompok radikal pandai mencari celah. Pengawasan pergaulan dan aktivitas online adalah kunci pencegahan," tegasnya.

Dr. Iwan Sanusi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat menambahkan bahwa pendidikan karakter menjadi benteng penting.

"Nilai-nilai Pancawaluya seperti cageur, bageur, bener, pinter, dan singer harus ditanamkan sejak dini agar anak memiliki karakter kuat dan tidak mudah terpengaruh ideologi berbahaya," jelasnya.

Hari Teguh dari Kementerian Agama menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kolaborasi Strategis: Moestopo Perkuat Fakultas Teknik Bersama PEP Bandung
Ancaman Radikalisme Menguat, Eks NII Ungkap Pola Baru Perekrutan Pelajar
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Rabu 3 Desember 2025: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan
Viking Campus Serukan Perdamaian Menjelang Hari HAM Se-Dunia: Tolak Anarkisme dan Vandalisme
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Selasa 2 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Sedang
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Senin 1 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Diguyur Hujan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru