Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDUNG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Prabu Foundation menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Penguatan Nilai, Karakter Toleran, Pengawasan Media Sosial, dan Peran Keluarga serta Sekolah dalam Mencegah Radikalisme Anak Menjelang Nataru 2025" di Shakti Hotel Bandung, Rabu (3/12/2025).
Sekitar 30 peserta hadir, mewakili berbagai instansi, mulai dari Kesbangpol Jawa Barat, Polda Jabar, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga mantan narapidana terorisme.
Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan sambutan Ketua Umum Prabu Foundation, Asep Muhargono, sebelum memasuki sesi materi.Baca Juga:
Khoirul Naim dari Kesbangpol Jawa Barat menekankan pentingnya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap radikalisme di era digital.
"Penguatan harmoni sosial harus dilakukan melalui sistem peringatan dini dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Dari Polda Jabar, AKBP Rumi menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga ruang digital.
"Pengawasan media sosial dan literasi digital sangat penting. Keluarga dan sekolah harus aktif agar paham radikal tidak mudah menyusup ke anak-anak," katanya.
Roki Apris Dianto, mantan narapidana terorisme, membagikan pengalaman pribadi mengenai bagaimana anak-anak dan remaja menjadi target jaringan radikal.
"Kelompok radikal pandai mencari celah. Pengawasan pergaulan dan aktivitas online adalah kunci pencegahan," tegasnya.
Dr. Iwan Sanusi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat menambahkan bahwa pendidikan karakter menjadi benteng penting.
"Nilai-nilai Pancawaluya seperti cageur, bageur, bener, pinter, dan singer harus ditanamkan sejak dini agar anak memiliki karakter kuat dan tidak mudah terpengaruh ideologi berbahaya," jelasnya.
Hari Teguh dari Kementerian Agama menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK