Ratusan Banser Datangi Gedung KPK Saat Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa Sebagai Tersangka
JAKARTA Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (12
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 1.200 pelajar tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung mengikuti apel besar Satuan Tugas Remaja Anti Narkoba, Kekerasan, dan Judi Online (Satgas Retina) Angkatan II, yang digelar di Gedung Serba Guna Karya Bakti Herman HN, Kepayang, Rajabasa, Jumat, 23 Januari 2026.
Apel tersebut diikuti perwakilan siswa dari seluruh SMP di Bandar Lampung dan dihadiri Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Dandim 0410/KBL, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pendidikan, serta para kepala sekolah.
Dalam amanatnya, Alfret mengatakan pembentukan Satgas Retina merupakan bentuk sinergi antara Polri dan dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.Baca Juga:
.jpeg)
"Sekolah harus menjadi ruang yang nyaman bagi peserta didik untuk membentuk karakter, disiplin, dan nilai-nilai kebangsaan," kata Alfret.
Ia menjelaskan, melalui Satgas Retina, Polresta Bandar Lampung berkomitmen merespons cepat potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga praktik judi online.
Upaya tersebut dilakukan melalui langkah pencegahan, pendampingan, dan edukasi berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, orang tua, serta pemangku kepentingan terkait.
Alfret juga mengingatkan anggota Satgas Retina agar menjaga sikap dan perilaku, menjadi teladan di lingkungan sekolah, serta menghormati guru.
"Saat ini Satgas Retina berjumlah 1.200 pelajar. Ini menjadi kekuatan besar untuk menanamkan nilai positif sejak dini agar generasi muda terhindar dari narkoba, tawuran, bullying, dan budaya korupsi," ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung, menyampaikan apresiasi kepada Polresta Bandar Lampung dan Dinas Pendidikan atas inisiatif pembentukan Satgas Retina.
Ia berharap Satgas Retina mampu menjadi motor perubahan di sekolah masing-masing.
"Kami meminta seluruh anggota Satgas Retina menjadi duta perubahan, menjaga kedisiplinan, serta mengajak teman-temannya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman," katanya.
Apel besar Satgas Retina Angkatan II ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan dalam menjaga keamanan serta membangun masa depan generasi muda Kota Bandar Lampung yang berkarakter dan berprestasi.*
(ad)
JAKARTA Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (12
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 202
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) tengah menjajaki kerja sama dengan investor asing untuk memperluas kapasitas penyimpanan minyak mentah di
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk meredam konflik manusiasatwa di Lampung. Presiden Prabowo Subianto memutuskan m
NASIONAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo, menanggapi permohonan restorative justice yang di
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Rupiah ditu
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (12/3/2026), ditutup melemah 27,28 poin atau 0,37 persen ke level 7.362, terc
PENDIDIKAN
HUMBANG HASUNDUTAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk rumah ibadah yang terdampak banjir di K
NASIONAL
LANGKAT Dewan Eksekutif (EK) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) LangkatBinjai memberikan apresiasi atas kinerja jajaran P
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Mantan personel Polda Sumut, Aipda Erina Sitapura alias ES, bersama tiga rekannya, Gilang Pratama (GP), Ngatimen (N), dan Abdur R
HUKUM DAN KRIMINAL