Harga Emas Antam Turun Rp18.000, Kini Rp2,75 Juta per Gram
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 26
EKONOMI
BANDA ACEH – Aceh, wilayah di ujung barat Indonesia yang dikenal dengan ketangguhannya menghadapi bencana, kini menatap masa depan dengan visi pendidikan yang revolusioner.
Hal ini diungkapkan DR. H. Iskandar Hasibuan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Wilayah Aceh, dalam wawancara eksklusif dengan Bitvonline di Banda Aceh, Rabu (8/4/2026).
"Pendidikan adalah pilar kedaulatan. Aceh tidak hanya bangkit dari masa lalu, tetapi juga harus mempersiapkan generasi yang berdaya secara ekonomi, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan global," kata Iskandar Hasibuan.Baca Juga:
Paradoks Aceh: Tantangan Relevansi Pendidikan
Aceh mencatat angka Harapan Lama Sekolah (HLS) 17,94 tahun di Banda Aceh, yang secara teoretis menempatkan anak-anak Aceh hingga jenjang pascasarjana.
Namun, Iskandar menekankan adanya Paradoks Aceh: tingginya partisipasi sekolah dasar hampir 100% belum menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri digital dan ekonomi hijau.
"Pendidikan tidak boleh sekadar mencetak ijazah. Harus ada pergeseran paradigma dari schooling menjadi learning dan akhirnya menjadi empowerment bagi anak-anak Aceh," tegasnya.
Strategi Transformasi: Tiga Pilar
Untuk menjawab tantangan ini, Muhammadiyah Aceh merancang tiga pilar strategis yang akan diimplementasikan dalam enam bulan ke depan:
1 Integrasi Dayah-Digital (Kearifan Hibrida)
Ribuan dayah atau pesantren Aceh akan diubah menjadi pusat inovasi teknologi, di mana santri belajar coding, sains data, sekaligus mempelajari khazanah keilmuan klasik.
2. Revitalisasi Vokasi Berbasis Potensi Wilayah
Kurikulum seragam diganti dengan pendidikan adaptif geografis: sekolah pegunungan fokus pada agroteknologi, sekolah pesisir mengembangkan inovasi maritim.
3. Kolaborasi Radikal Antarsektoral
Muhammadiyah menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan realitas pasar kerja, mendorong sertifikasi kompetensi internasional agar pemuda Aceh siap bersaing secara global.
Harapan untuk Sekolah Muhammadiyah
Iskandar menekankan pentingnya pendidikan karakter, inovatif, dan mandiri di sekolah Muhammadiyah. Ia mendorong kebijakan pemerintah terkait keamanan, fleksibilitas pembelajaran, digitalisasi, dan peningkatan kesejahteraan guru.
Sekolah juga diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan kurikulum bila terdampak bencana, sesuai Permendikdasmen 6/2026 dan program wajib belajar 13 tahun.
"Dalam 180 hari ke depan, generasi muda Aceh tidak hanya memegang ijazah, tetapi juga keterampilan global dengan akar budaya yang kuat. Aceh telah bersiap. Masa depan menanti kita," tutup Iskandar Hasibuan.*
(ad)
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 26
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada Rabu, 26 Agustus 2026, cenderung mengalami penurunan. Penurunan paling ter
EKONOMI
DELI SERDANG Seorang remaja lakilaki berusia 17 tahun berinisial MAH diamankan polisi setelah diduga menyekap dan mengancam ibu kandung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Teknologi baterai siliconcarbon atau silikonkarbon (Si/C) mulai banyak digunakan pada ponsel flagship terbaru. Teknologi ini m
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah melakukan kegiatan di Bali. Dalam kun
NASIONAL
JAKARTA Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap artis Revaldo Fifaldi dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Pol
ENTERTAINMENT
JAKARTA Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menemukan sejumlah dugaan tindak pidana kehutanan saat menelusuri kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Ketidakhadiran Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Deli Serdang, Rio Laka Dewa, dalam dua agenda rapat DPRD Deli S
PEMERINTAHAN
OlehAndriansyah Tiawarman K KEJADIAN berulang keracunan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengundang perhatian pu
OPINI
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Timur Tumanggor, mengajak generasi muda memaknai peringatan M
PEMERINTAHAN