BREAKING NEWS
Minggu, 03 Mei 2026

Hardiknas 2026, Rico Waas: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Medan

Abyadi Siregar - Sabtu, 02 Mei 2026 14:57 WIB
Hardiknas 2026, Rico Waas: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Medan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di SMP Negeri 1 Medan, Sabtu, 2 Mei 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk memastikan akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh warga.

Ia menyatakan tidak boleh ada lagi anak di Medan yang terputus dari pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Rico saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di SMP Negeri 1 Medan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga:

"Pendidikan bukan barang mewah, melainkan hak dasar setiap warga. Tidak boleh ada anak yang tidak mendapatkan pendidikan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus," kata Rico dalam amanatnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa.

Karena itu, pemerintah kota berkomitmen menghapus berbagai hambatan akses pendidikan di masa kepemimpinannya.

Mengutip amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Rico juga menyoroti pentingnya penerapan metode deep learning dalam proses belajar.

Pendekatan ini dinilai mampu mendorong pemahaman yang lebih mendalam, bukan sekadar hafalan.

Menurut dia, di tengah perkembangan dunia digital, pelajar di Medan memiliki potensi besar untuk berkembang jika diarahkan dengan tepat.

"Yang diperlukan adalah fokus dan pendekatan yang mampu membuka pola pikir anak-anak agar adaptif terhadap perubahan," ujarnya.

Rico turut mengapresiasi tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Medan yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis.

Ia menilai peran guru kini tidak sekadar pengajar, tetapi juga sebagai pendamping emosional bagi siswa.

Kepala UPT SMP Negeri 1 Medan, Rohanim, mengatakan peran kepala sekolah saat ini tidak hanya sebagai manajer, melainkan juga sebagai pengayom yang membangun kedekatan emosional di lingkungan sekolah.

"Suasana belajar yang menyenangkan menjadi kunci keberhasilan. Itu hanya bisa terwujud jika ada kedekatan emosional antara seluruh warga sekolah," kata Rohanim.

Ia menambahkan, meski prestasi akademik tetap penting, pendekatan emosional menjadi fondasi utama dalam penerapan metode pembelajaran mendalam.

Upacara Hardiknas tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Seskab Teddy Ajak Generasi Muda Asah Potensi di Hardiknas 2026, Dorong Semangat Belajar untuk Indonesia Maju
Yusril Tegaskan Komnas HAM Harus Tetap Independen, Fungsi Pengawasan Tak Boleh Diambil Alih Pemerintah
Hardiknas 2026, Pakar Nilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Penting untuk Pemerataan Pendidikan
Dorong Prestasi dan Ekonomi Lokal, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim,Resmikan Benayah House
Prabowo Ucapkan Hardiknas 2026 Lewat Instagram, Sketsa Interaksi dengan Siswa Jadi Sorotan
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tekankan 3M sebagai Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru