BREAKING NEWS
Selasa, 26 Mei 2026

Dari Sampah Jadi Berkah, Dua SMP di Selemadeg Barat Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan

gusWedha - Rabu, 06 Mei 2026 15:51 WIB
Dari Sampah Jadi Berkah, Dua SMP di Selemadeg Barat Jadi Percontohan Sekolah Peduli Lingkungan
SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Selemadeg Barat, berhasil menerapkan pengelolaan sampah mandiri berbasis sumber yang berkelanjutan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TABANAN - Dua sekolah di Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali, yakni SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Selemadeg Barat, berhasil menerapkan pengelolaan sampah mandiri berbasis sumber yang berkelanjutan.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan saat kunjungan Kelompok Ahli Bidang Komunikasi Pemkab Tabanan I Wayan Ariasa, Rabu (6/5/2026).

Dalam kunjungannya, Ariasa meninjau langsung implementasi pengelolaan sampah di kedua sekolah yang dinilai telah berjalan secara sistematis dengan melibatkan guru dan siswa.

Baca Juga:

Di sekolah tersebut, sampah anorganik dipilah dan disalurkan ke bank sampah, sementara sampah organik diolah menjadi produk bernilai guna seperti kompos, eco enzyme, dan produk turunan lainnya.

"Apa yang dilakukan oleh kedua sekolah ini patut diapresiasi. Mereka tidak hanya mengelola sampah, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini," ujar Ariasa.

Selain meninjau, Ariasa juga memberikan literasi kepada siswa mengenai pentingnya budaya hidup bersih dan sehat. Ia menilai, pendidikan karakter berbasis lingkungan harus dimulai sejak usia sekolah.

Menurutnya, keterlibatan aktif siswa dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Selain mampu mengurangi volume sampah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi praktis yang membentuk kebiasaan positif.

Di SMP Negeri 2 Selemadeg Barat, pengelolaan sampah diperkuat dengan kebijakan formal berupa surat keputusan (SK) kepala sekolah sebagai dasar pelaksanaan program secara konsisten.

"Langkah ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Jika diterapkan secara luas, pengelolaan sampah berbasis sumber akan membantu mengurangi beban lingkungan," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap praktik ini dapat direplikasi di sekolah lain maupun masyarakat luas sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KSP Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Cepat, Terpadu, dan Terukur Hadapi Musim Kemarau 2026
Purbaya Ungkap Pesan Prabowo: Duit Negara Banyak, Rakyat Jangan Takut!
Grace Natalie Dilaporkan 40 Ormas ke Bareskrim terkait Video Ceramah Jusuf Kalla, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum
Bupati Labusel Ikuti Rakor DBH Pajak, Bahas Penyaluran Dana Transfer Daerah 2026
Sumut Kucurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Rp443 Miliar, Gubernur Bobby Ingatkan: Jangan Pendapatan Tinggi tapi Belanja Rendah
BI Ungkap Rupiah Sebenarnya Kuat Tapi Tertahan Faktor Global dan Musiman, Ini Penjelasannya ke Prabowo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru