Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH – SMK Swasta Muhammadiyah Aceh membuka program keahlian baru berupa Manajemen Perkantoran dan Pelayanan Bisnis pada tahun ajaran 2026/2027.
Program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas pilihan pendidikan vokasi bagi pelajar di Aceh.
Kepala SMK Muhammadiyah Aceh, Muzadi S.Pd.I, mengatakan jurusan baru itu resmi dibuka mulai tahun ini sebagai bagian dari pengembangan sekolah kejuruan tertua milik Muhammadiyah di Aceh tersebut.
Baca Juga:
"Program Manajemen Perkantoran dan Pelayanan Bisnis menjadi jurusan baru yang kami buka pada tahun ajaran 2026/2027," kata Muzadi kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat, 8 Mei 2026.
Menurut Muzadi, SMK Muhammadiyah Aceh telah berdiri sejak tahun 1973 dan menjadi salah satu sekolah kejuruan tertua di Aceh.
Selama puluhan tahun, sekolah tersebut menempati gedung milik SMA Muhammadiyah Banda Aceh.
Namun pada 2026, sekolah itu akhirnya memiliki gedung baru yang dinilai lebih representatif untuk mendukung proses belajar mengajar.
"Alhamdulillah, tahun ini kami sudah memiliki gedung baru dengan fasilitas yang lebih nyaman bagi siswa," ujarnya.
Selain jurusan baru Manajemen Perkantoran dan Pelayanan Bisnis, SMK Muhammadiyah Aceh juga memiliki sejumlah program unggulan lainnya, seperti Teknik Kendaraan Ringan (otomotif), Teknik Audio Video (elektronika), serta Tata Busana yang fokus pada desain dan produksi pakaian.
Muzadi menegaskan sistem pembelajaran di sekolah tersebut tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung agar lulusan siap terjun ke dunia kerja maupun berwirausaha.
Untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan, siswa melakukan praktik di bengkel milik sekolah. Sementara siswi jurusan Tata Busana dibekali keterampilan mendesain hingga menjahit pakaian secara mandiri.
"Setelah lulus, siswa diharapkan siap kerja bahkan mampu membuka usaha sendiri," katanya.
Tak hanya pendidikan vokasi, SMK Muhammadiyah Aceh juga memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan melalui sejumlah program unggulan seperti Tahfiz Al-Qur'an, salat dhuha berjamaah, program kelas industri atau IDUKA, hingga konsep teaching factory.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Mr. Muhammad Hasan, tepat di belakang Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh itu kini membuka pendaftaran siswa baru setiap hari kerja.
Muzadi berharap masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah di Aceh, dapat mempercayakan pendidikan putra-putrinya di sekolah tersebut.
"Kami berharap masyarakat dan warga persyarikatan Muhammadiyah dapat mendukung kemajuan sekolah ini dengan menyekolahkan anak-anaknya di SMK Muhammadiyah Aceh," ujar Muzadi.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.