Pembangunan BRT Mebidang Bikin Medan Macet, Driver Ojol dan Taksi Online Keluhkan BBM Boros
MEDAN Pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang (Mebidang) mulai berdampak pada aktivitas pengguna jalan di Kota
NASIONAL
BANDA ACEH – Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, Dr. Iskandar Muda Hasibuan, menilai persoalan utama pendidikan di Indonesia saat ini tidak terletak pada banyaknya kebijakan atau regulasi yang dibuat, melainkan pada kualitas pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas.
Pandangan tersebut disampaikan Iskandar dalam kegiatan konsolidasi Sekolah Muhammadiyah menuju Pusat Keunggulan yang diikuti kepala TK/PAUD, MI, SMP, SMA serta pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Aceh Tengah dan Bener Meriah di Takengon.
Menurut Iskandar, berbagai diskusi mengenai pendidikan selama ini lebih banyak berfokus pada kurikulum, anggaran, sarana prasarana, hingga perubahan kebijakan.Baca Juga:
Padahal, kata dia, inti dari seluruh proses pendidikan sesungguhnya berada pada interaksi antara guru dan peserta didik di dalam kelas.
"Masalah pendidikan kita sesungguhnya berada di ruang kelas, bukan di ruang rapat. Pendidikan hidup atau mati di sana. Mutu pendidikan lahir dari kualitas pembelajaran yang berlangsung setiap hari antara guru dan murid," ujar Iskandar dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, berbagai penelitian pendidikan internasional menunjukkan bahwa faktor paling berpengaruh terhadap hasil belajar siswa adalah kualitas pengajaran yang diberikan guru di ruang kelas.
Karena itu, sekolah yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan atau lengkapnya fasilitas, melainkan oleh pengalaman belajar yang diperoleh siswa setiap hari.
Menurut Iskandar, tantangan pendidikan saat ini bukan lagi semata soal akses, melainkan bagaimana menghadirkan pembelajaran yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia menyoroti masih adanya praktik pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru, minim dialog, serta lebih menekankan hafalan dibandingkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
"Masih banyak ruang kelas yang kurang memberi ruang bagi peserta didik untuk bertanya, berdiskusi, mengeksplorasi gagasan, dan membangun pemahaman secara aktif. Padahal, ruang kelas harus menjadi laboratorium kehidupan tempat karakter, kreativitas, dan nalar dikembangkan," katanya.
Iskandar menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai penggerak proses pembelajaran.
Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi inspirator yang membangun budaya belajar dan menumbuhkan semangat siswa untuk berkembang.
MEDAN Pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang (Mebidang) mulai berdampak pada aktivitas pengguna jalan di Kota
NASIONAL
BENER MERIAH Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM)
PENDIDIKAN
JAKARTA Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
KOTA TEGAL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi penguatan program pencegahan korupsi berbasis risiko di lingkungan P
PEMERINTAHAN
MEDAN Jajaran Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) berharap integritas dan etos kerja almarhum Dato&039 Seri
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, emas seberat ratusan gram, hingga aset kripto da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Denny Indrayana bersama perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, dan Forum Purnawirawan Perwira (FPP)
HUKUM DAN KRIMINAL
KONAWE SELATAN Sebanyak 63 siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, didu
PERISTIWA
LANGKAT Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di Dusun Ampera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan tidak menahan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Benc
HUKUM DAN KRIMINAL