Purbaya: UU PFII Jadi Kunci Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pembentukan UndangUndang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjad
EKONOMI
BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan IPB University mulai membahas rencana kerja sama program beasiswa magister (S2) bagi wartawan. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) insan pers melalui akses pendidikan pascasarjana.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran PWI Pusat dan Sekolah Pascasarjana IPB University di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6/2026).
Delegasi PWI Pusat dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Sarwani, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat Mercys Charles Loho serta Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.Baca Juga:
Rombongan diterima Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Yusli Wardiatno, bersama jajaran pimpinan kampus.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di tengah tantangan era digital.
Akhmad Munir menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa perlu dirancang secara matang melalui pembahasan teknis yang komprehensif agar mampu menjawab kebutuhan wartawan secara efektif.
"Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun perlu ada rapat teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari berbagai kendala di kemudian hari," ujar Akhmad Munir.
Ia menjelaskan, tantangan terbesar wartawan untuk melanjutkan pendidikan adalah tingginya aktivitas profesi serta keterbatasan biaya. Karena itu, skema bantuan pendidikan harus disusun secara fleksibel dan realistis.
Menurutnya, berbagai alternatif pembiayaan dapat dibahas, mulai dari sinergi dengan program beasiswa pemerintah, bantuan parsial biaya pendidikan, hingga dukungan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
"Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan. Bentuk dukungannya bisa beragam, tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan, tetapi dapat berupa bantuan parsial maupun dukungan UKT yang disesuaikan dengan kebutuhan program," katanya.
Sementara itu, Yusli Wardiatno menegaskan IPB memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk kalangan wartawan yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
"Rencana kerja sama dengan PWI merupakan langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sekolah Pascasarjana IPB juga memaparkan sejumlah program studi magister yang berpotensi menjadi pilihan peserta beasiswa. Sedikitnya terdapat 10 program studi unggulan yang ditawarkan, antara lain Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Komunikasi Digital dan Media, Manajemen Pembangunan Daerah, Ilmu Manajemen, Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan hingga Manajemen dan Bisnis.
Melalui program tersebut, wartawan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas dan minat masing-masing.
PWI dan IPB sepakat menindaklanjuti hasil pertemuan melalui pembahasan teknis yang lebih rinci terkait penyusunan nota kesepahaman (MoU), skema pembiayaan, kriteria peserta, hingga bentuk dukungan pendidikan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan semangat kolaborasi untuk menghadirkan program pendidikan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas wartawan Indonesia.*
(dh)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pembentukan UndangUndang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjad
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan penanganan perkara operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat,
NASIONAL
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEP
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia
NASIONAL
MEDAN Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban pada hari kedua pascaledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia,
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat melalui berbagai program bantuan pe
NASIONAL
MEDAN Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban pascaledakan rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumate
PERISTIWA
MEDAN Ledakan dahsyat mengguncang sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026).
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa pengadaan barang dan jasa (PBJ) merupakan salah satu sektor yang paling re
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pemerintahan (Government Technology) sebagai langkah st
NASIONAL