BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

104.426 Siswa di Sumut Nikmati Program Sekolah Gratis, Disdik Tegaskan Tidak Termasuk Seragam

Dharma - Jumat, 24 Juli 2026 19:22 WIB
104.426 Siswa di Sumut Nikmati Program Sekolah Gratis, Disdik Tegaskan Tidak Termasuk Seragam
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga. (foto: Dok. Disdik Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan sebanyak 104.426 siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri telah merasakan manfaat Program Sekolah Gratis yang mulai diterapkan di 10 kabupaten/kota, termasuk daerah terdampak bencana.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengatakan program tersebut difokuskan untuk membebaskan siswa dari biaya pendidikan yang selama ini dibayarkan melalui Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

"Jumlah siswa yang mendapat program sekolah gratis capai 104.426 siswa untuk 10 daerah kab/kota termasuk daerah bencana. Alokasi dana program ini Rp49,5 miliar untuk 293 sekolah negeri tingkat SMA/SMK/SLB," terang Alexander, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga:

Alexander menegaskan, Program Sekolah Gratis tidak mencakup pemberian seragam sekolah maupun perlengkapan pendidikan lainnya.

Bantuan yang diberikan hanya untuk menggantikan komponen biaya pendidikan yang sebelumnya dibebankan kepada orang tua melalui SPP.

"Jadi tidak sampai baju sekolah (gratis). Semangat PUBG ini untuk pengganti SPP. Jadi, komponen yg selama ini dibuat untuk SPP itu ditanggung provinsi," katanya.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan, seluruh kepala sekolah yang menjadi bagian dari Program Sekolah Gratis saat ini mengikuti bimbingan teknis (Bimtek).

Menurut Alexander, pembekalan tersebut penting agar pelaksanaan program tidak menimbulkan penyalahgunaan di lapangan.

"Jadi tiga hari ini, Kepsek lagi bimtek, agar implementasinya tepat. Karena, kita tidak ingin PUBG disalahgunakan," jelasnya.

Selain itu, Alexander menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang telah masuk dalam Program Sekolah Gratis seharusnya tidak lagi membebankan uang komite kepada orang tua siswa.

"Uang komite di kabupaten, seharusnya gak ada lagi di 10 kab/kota. Jadi gini, SPP itu boleh tapi, dana pendidikan tidak boleh mengikat besarannya," ucapnya.

Pemprov Sumut juga berencana memperluas cakupan Program Sekolah Gratis pada tahun depan.

Tiga daerah tambahan yang diproyeksikan bergabung yakni Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Kota Padangsidimpuan.

Alexander menjelaskan, sebelumnya program juga direncanakan menyasar Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Namun, kedua daerah tersebut lebih dahulu dimasukkan dalam program tahun ini karena mempertimbangkan kondisi pascabencana.

"Tahun depan kita tambah sekolah gratis untuk Padang Lawas, Paluta dan Padang Sidimpuan. Harusnya Tapteng, Sibolga tahun depan, tapi karena bencana dimajukan tahun ini," ujarnya.

Program Sekolah Gratis menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi beban biaya yang ditanggung orang tua siswa di tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri.* (tm/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BWI Siap Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang, Pemerintah Aceh Sambut Positif
Usai Maraknya OTT Kepala Daerah, Kemendagri-KPK Bergerak Bentuk 10 Klaster Antikorupsi
Purbaya: Dana dari Luar Negeri Akan Diperiksa Pajaknya Mulai 2027
INALUM Buka Program Magang 2026, Siapkan Talenta Muda Hadapi Dunia Industri Nasional
Aisyiyah Aceh Gelar Diklat Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Prabowo Sebut Hati PDIP Sama dengan Pemerintah, Guntur Romli: Setuju
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru