BREAKING NEWS
Jumat, 24 Juli 2026

Rektor UGM Ungkap Rata-Rata Gaji Dosen Capai Rp20 Juta–Rp50 Juta per Bulan

Johan - Jumat, 24 Juli 2026 20:40 WIB
Rektor UGM Ungkap Rata-Rata Gaji Dosen Capai Rp20 Juta–Rp50 Juta per Bulan
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia. (foto: Dok. UGM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia, membeberkan besaran penghasilan dosen UGM dalam sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (21/7/2026).

Dalam keterangannya, Ova menyampaikan bahwa UGM memiliki 2.848 dosen berdasarkan data per 30 Juni 2026.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.751 dosen berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 1.097 dosen non-ASN.

Baca Juga:

Menurut Ova, UGM menerapkan sistem jenjang karier yang sama bagi dosen ASN maupun non-ASN sehingga keduanya memiliki kesempatan yang setara dalam pengembangan karier.

Kampus juga menggunakan sistem penghargaan (reward system) yang terdiri dari Pay for Person (P1), Pay for Position (P2), dan Pay for Performance (P3).

"Secara singkat bahwa komponen penghasilan yang terdiri dari penggajian dan tunjangan itu ada 13 hal. Mulai dari gaji pokok, berbagai tunjangan sampai kepada insentif berbasis kinerja tunjangan hari tua," tutur Ova.

Ia menjelaskan, kompensasi finansial dosen tidak hanya berasal dari gaji pokok, tetapi juga berbagai insentif dan honorarium yang disesuaikan dengan kinerja serta tugas akademik.

"Yang kedua adalah komponen insentif, bisa berupa insentif penelitian, publikasi, ataupun berbasis kinerja dan juga yang sifatnya adalah variabel. Yang termasuk di sini adalah honorarium kelebihan beban mengajar, honorarium pembimbingan atau penguji, dan honorarium lainnya," kata Ova.

Dalam sidang tersebut, Ova juga memaparkan rata-rata penghasilan dosen berdasarkan jenjang jabatan akademik.

Untuk tenaga pengajar, dosen ASN menerima sekitar Rp21 juta per bulan, sedangkan dosen non-ASN sekitar Rp20,13 juta.

Sementara itu, dosen dengan jabatan Asisten Ahli memperoleh rata-rata sekitar Rp25 juta per bulan.

Pada jenjang Lektor, rata-rata penghasilan berada di kisaran Rp33 juta hingga Rp34 juta setiap bulan.

Untuk Lektor Kepala, penghasilan rata-rata mencapai Rp38 juta hingga Rp39 juta.

Sedangkan Guru Besar menerima penghasilan rata-rata antara Rp45 juta hingga Rp50 juta per bulan.

"Contohnya untuk tenaga pengajar, seorang ASN akan mendapatkan take home pay sekitar Rp21 juta. Sedangkan untuk non-ASN ini juga sekitar Rp20,13 juta ya. Jadi hampir mirip asisten ahli ini Rp25 juta di ASN ataupun non-ASN. Lektor Rp33 hingga Rp34 juta rata-rata. Lektor kepala ini antara Rp38 sampai Rp39 juta. Sedangkan untuk guru besar ini antara Rp45 juta hingga Rp50 juta per bulan," terangnya.

Selain menjelaskan sistem penghasilan, Ova juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi para dosen di Indonesia.

Menurutnya, kuota sertifikasi dosen setiap tahun masih terbatas sehingga belum semua dosen memperoleh kesempatan mendapatkan tunjangan profesi.

Ia juga menilai besaran tunjangan fungsional dosen belum mengalami perubahan sejak diterbitkannya PP Nomor 65 Tahun 2007, sehingga sudah hampir dua dekade tanpa penyesuaian.

"Jadi sudah hampir 19 tahun yang lalu tentang tunjangan dosen dengan besaran yang tidak mengalami kenaikan," jelasnya.

Ova menambahkan, kenaikan gaji ASN terakhir mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, yang merupakan perubahan ke-19 atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Isu kesejahteraan dosen kembali menjadi perhatian publik setelah sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi menghadirkan sejumlah dosen sebagai saksi yang menyampaikan kondisi penghasilan mereka.

Sidang tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai sistem penggajian, tunjangan profesi, dan kesejahteraan tenaga pendidik di perguruan tinggi.* (km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polisi Tetapkan Suami Guru ASN di Tanjungbalai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak
Pemkab Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM Unggulan di PRSU ke-50, Kenalkan Potensi Daerah ke Masyarakat
Bupati Asahan Buka Rakerkab KORPRI 2026, Tekankan Integritas ASN dan Bijak Bermedia Digital
Ribuan Perempuan Berkebaya Meriahkan Hari Kebaya Nasional 2026 di Medan, Angkat Budaya dan Dukung UMKM
Cuaca Jawa Barat Hari Ini 24 Juli: Mayoritas Wilayah Cerah, Garut dan Kota Tasikmalaya Berawan
Cuaca DIY Hari Ini 24 Juli: Seluruh Wilayah Diprakirakan Cerah, Suhu Capai 31 Derajat Celsius
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru