BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Bingung Pilih Jurusan SMK? Ini 10 Bidang Keahlian yang Dibutuhkan Dunia Kerja

Dharma - Selasa, 11 Agustus 2026 11:06 WIB
Bingung Pilih Jurusan SMK? Ini 10 Bidang Keahlian yang Dibutuhkan Dunia Kerja
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Siswa kelas 9 yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK mulai perlu mempertimbangkan pilihan sekolah dan jurusan yang sesuai dengan minat serta kemampuan.

Bagi siswa yang memilih SMK, tersedia berbagai bidang keahlian yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan industri.

Dilansir dari akun Instagram resmi Direktorat SMK Kemendikdasmen, Selasa, 11 Agustus 2026, terdapat 10 bidang keahlian di SMK yang dapat menjadi pilihan siswa untuk mempersiapkan masa depan.

Baca Juga:

Setiap bidang memiliki kompetensi yang berbeda.

Karena itu, siswa disarankan memilih bidang keahlian berdasarkan minat, bakat, dan cita-cita.

Berikut 10 bidang keahlian SMK yang dapat menjadi pilihan:

1. Teknologi Konstruksi dan Properti

Bidang ini mempelajari perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan bangunan dan infrastruktur.

Bidang tersebut cocok bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia konstruksi dan desain bangunan.

2. Teknologi Manufaktur dan Rekayasa

Siswa yang memilih bidang ini akan mempelajari berbagai hal terkait mesin, pengelasan, teknik industri, hingga proses produksi modern.

Kompetensi tersebut banyak dibutuhkan oleh sektor industri.

3. Energi dan Pertambangan

Bidang Energi dan Pertambangan berfokus pada berbagai kompetensi yang berkaitan dengan energi listrik, energi terbarukan, hingga pengelolaan sumber daya pertambangan.

4. Teknologi Informasi

Bagi siswa yang menyukai komputer dan dunia digital, Teknologi Informasi dapat menjadi salah satu pilihan.

Bidang ini mencakup pemrograman, jaringan komputer, pengembangan aplikasi, hingga kecerdasan buatan.

5. Kesehatan dan Pekerjaan Sosial

Bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial ditujukan bagi siswa yang ingin berkontribusi dalam pelayanan kesehatan dan sosial.

Kompetensi yang dipelajari mendukung kebutuhan masyarakat di bidang tersebut.

6. Agribisnis dan Agroteknologi

Bidang ini mempelajari pertanian modern, peternakan, perikanan, hingga teknologi pangan.

Kompetensi tersebut berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan upaya mendukung ketahanan pangan Indonesia.

7. Kemaritiman

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kebutuhan tenaga terampil di sektor maritim.

Bidang Kemaritiman mempersiapkan siswa untuk memiliki kompetensi di sektor pelayaran, perkapalan, dan kelautan.

8. Bisnis dan Manajemen

Siswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia usaha dapat mempertimbangkan bidang Bisnis dan Manajemen.

Bidang ini mencakup kompetensi seperti akuntansi, pemasaran, administrasi perkantoran, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan bisnis.

9. Pariwisata

Bidang Pariwisata mencakup berbagai kompetensi yang mendukung industri pariwisata.

Di antaranya perhotelan, kuliner, tata boga, tata kecantikan, hingga layanan wisata.

10. Seni dan Ekonomi Kreatif

Bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang kreatif, Seni dan Ekonomi Kreatif dapat menjadi pilihan.

Kompetensi yang tersedia antara lain desain komunikasi visual, fotografi, animasi, seni pertunjukan, dan berbagai bidang industri kreatif lainnya.

Setiap bidang keahlian di SMK memiliki karakteristik dan peluang karier yang berbeda.

Karena itu, siswa kelas 9 sebaiknya tidak memilih jurusan hanya karena mengikuti teman atau tren.

Pemilihan bidang keahlian dapat disesuaikan dengan minat, bakat, kemampuan, dan cita-cita siswa.

Dengan pilihan yang tepat, pendidikan di SMK tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

SMK juga dirancang untuk memberikan keterampilan yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi siswa dan orang tua sebelum menentukan pilihan pendidikan setelah lulus SMP.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Korupsi Smartboard Tebing Tinggi: Eks Kadisdik Dituntut 9,5 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp3,2 Miliar
Mau Ajukan KUR BCA Rp100 Juta? Ini Syarat, Cara Pengajuan, dan Simulasi Angsurannya
BRIN Siapkan Smart Bioplastic hingga AI untuk Amankan Program MBG
Proyek Smartboard Langkat Rp49,9 Miliar, Terdakwa Ungkap Permintaan Komisi 44 Persen
Kepala BRIN: Selesaikan Masalah Nggak Harus Pakai Teknologi Canggih
Menteri LH Usul Istilah “Pemulung” Diganti Jadi “Pekerja Pemilah Sampah”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru