BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

Tak Cuma Bantuan Biaya, 50 Mahasiswa UNPAD Lolos Beasiswa GENZI Digembleng Jadi Pemimpin Lewat Quranic School

gusWedha - Rabu, 23 September 2026 22:20 WIB
Tak Cuma Bantuan Biaya, 50 Mahasiswa UNPAD Lolos Beasiswa GENZI Digembleng Jadi Pemimpin Lewat Quranic School
Agenda Grand Launching Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD yang dirangkaikan dengan Program Pendampingan Quranic School of Leader di Masjid Raya UNPAD (MRU), Jatinangor, Rabu (23/9/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JATINANGOR - Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan, para penerima beasiswa juga mengikuti program pembinaan Quranic School of Leader untuk penguatan karakter dan kepemimpinan.

Program tersebut diluncurkan melalui agenda Grand Launching Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD yang dirangkaikan dengan Program Pendampingan Quranic School of Leader di Masjid Raya UNPAD (MRU), Jatinangor, Rabu (23/9/2026).

Berbeda dengan beasiswa pada umumnya, penerima atau awardee Beasiswa GENZI secara otomatis mengikuti program pembinaan yang dikelola Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya UNPAD.

Baca Juga:

Ketua Umum IKA UNPAD yang juga Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, mengatakan program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu kebutuhan pendidikan mahasiswa. Menurutnya, penerima beasiswa juga perlu dibekali karakter, kepemimpinan dan nilai keislaman.

"Selaku Ketua Umum IKA UNPAD, saya menyambut baik dimulainya Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD yang sekaligus diiringi dengan program pendampingan bagi para mahasiswa penerima, yaitu Quranic School of Leader. Sehingga para awardee bukan hanya sekadar menerima bantuan uang beasiswa, tetapi juga mendapatkan pembinaan akhlak dan ilmu kepemimpinan berlandaskan akidah Islam," ujar Ferry.

Melalui pola tersebut, beasiswa diposisikan tidak hanya sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan kapasitas mahasiswa. Para penerima mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekaligus memperkuat karakter selama menjalani pendidikan.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai kapasitas kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Grand launching juga diisi dengan orasi ilmiah dari sejumlah tokoh. Mantan Rektor UNPAD Prof. Tri Hanggono Achmad menyampaikan materi mengenai ekosistem kebijakan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Dr. Dadang Muljawan membawakan materi mengenai visi pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Rektor UNPAD Prof. Widya Setiabudi Sumadinata, Ketua BAZNAS RI Dr. Sodiq Mudjahid, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Dr. Junarto Herdiawan, Direktur Utama LPDB KUMKM Krisdianto, Ketua UPZ Bank Indonesia Iman Kukuh serta perwakilan BSI Fitri Kurnia.

Dorong Koperasi Berbasis Masjid

Selain peluncuran program beasiswa, Ferry Juliantono juga mendorong Masjid Raya UNPAD mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Koperasi Masjid berbasis komunitas.

Gagasan tersebut diarahkan sebagai salah satu bentuk pengembangan dakwah di bidang ekonomi dengan mengedepankan prinsip ekonomi syariah.

Ketua DKM Masjid Raya UNPAD Dr. Syaiful Rahman Soekandar bersama Ketua UPZ BAZNAS IKA UNPAD Agus Santoso menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mewujudkan gagasan koperasi masjid tersebut.

Koperasi tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di lingkungan kampus dan masjid.

Rangkaian kegiatan tersebut kemudian mempertemukan sejumlah aspek, mulai dari dukungan pendidikan, pembinaan kepemimpinan, filantropi hingga pemberdayaan ekonomi.

Bagi 50 mahasiswa penerima Beasiswa GENZI, program beasiswa menjadi bagian awal dari proses pembinaan. Mereka juga diharapkan dapat membawa kapasitas dan karakter yang diperoleh selama program untuk memberikan kontribusi di tengah masyarakat.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labusel Serahkan Bantuan Pendidikan Baznas kepada 22 Mahasiswa: Jangan Berhenti Kejar Cita-Cita
Mahasiswa Unimed Jadi Korban Penikaman, Pelaku Dibekuk di Tanah Garapan Laut Dendang
Pelatihan Legislatif DPM FMIPA Unesa Bahas Pembagian Kekuasaan dan Demokrasi, Dorong Mahasiswa Pahami Batas Wewenang
Jangan Cuma Habiskan Durian & Sate Padang": Rico Waas Tantang Mahasiswa Bawa Pulang Solusi Sampah Medan
Menaker Yassierli Ingatkan Mahasiswa Vokasi Pentingnya Komunikasi dan Kerja Sama di Dunia Kerja: Skill Teknis Saja Tak Cukup
Bupati Batu Bara Dorong LK II HMI Kisaran-Asahan Jadi Wadah Penguatan Kepemimpinan Generasi Muda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru