Gempar Mayat Terborgol Dikaitkan Dapur MBG di Kendal, BGN Langsung Pasang Badan
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN - Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi program tebus ijazah yang dijalankan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu.
Menurut Roy, program tersebut merupakan langkah konkret untuk membantu masyarakat mengatasi kendala biaya pendidikan. Kebijakan itu juga dinilai dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Medan.
Roy mengatakan ijazah merupakan dokumen penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, kendala biaya yang membuat siswa belum dapat mengambil ijazah tidak seharusnya menghambat kesempatan mereka meraih masa depan yang lebih baik.Baca Juga:
Ia menilai kepemilikan ijazah dapat membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun mencari pekerjaan yang layak. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga.
Menurut Roy, program tebus ijazah juga sejalan dengan tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi, membentuk kepribadian, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu hidup mandiri.
Meski mengapresiasi kebijakan tersebut, Roy mengingatkan agar Pemerintah Kota Medan melakukan pengawasan secara ketat. Hal ini diperlukan karena program tersebut menggunakan anggaran pemerintah sehingga pelaksanaannya harus transparan dan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Program tebus ijazah ini menggunakan anggaran Pemko Medan. Jangan sampai program ini dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menjadi ladang transaksional. Kalau itu sampai terjadi, maka nama baik Wali Kota Medan juga yang akan jelek," tegasnya.
Roy berharap program tebus ijazah dapat dijalankan secara transparan dan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang baik, program tersebut diharapkan benar-benar membantu siswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan ijazah mereka.
Ia juga berharap kebijakan tersebut dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang layak, dan meningkatkan taraf hidup keluarga di Kota Medan.* (dh)
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan pengiriman skala kecil tetapi lebih rutin ser
EKONOMI
KISARAN Satu rumah milik Ikhram di Jalan Pramuka, Gang Family, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, hangus terbakar
PERISTIWA
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap Unit Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polrestabes Medan karena diduga terlibat pembegalan terhadap D
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap polisi karena diduga membegal sepeda motor milik Dachyar Siregar (62) di Jalan Rahayu, Desa Sei Rotan,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pasien klinik gigi di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, kaget saat mendapati sepeda motor Honda Scoopy miliknya hilang sete
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, TNI, dan Satpol PP menggerebek l
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Roy Fachraby Ginting, mengapresiasi program tebus ijazah yang dijalankan Wali Kota Medan
PENDIDIKAN
JAKARTA Baterai iPhone cepat habis bisa mengganggu aktivitas, terutama ketika pengguna sedang bepergian dan tidak memiliki akses ke sumber
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kepala Ba
POLITIK