BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Anjing Dibiarkan Liar oleh Pemilik, Gigit 2 Bocah Hingga Masuk Rumah Sakit di Nias Selatan: Ancaman Virus Rabies!

BITVonline.com - Kamis, 23 Mei 2024 07:07 WIB
Anjing Dibiarkan Liar oleh Pemilik, Gigit 2 Bocah Hingga Masuk Rumah Sakit di Nias Selatan: Ancaman Virus Rabies!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS SELATAN -Anjing peliharaan yang dibiarkan liar di kawasan perumahan Baloho, Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara, menimbulkan kejadian nahas bagi dua bocah berinisial DS (14) dan EL (8) pada tanggal 22 Mei 2024. Keduanya mengalami luka akibat digigit anjing tersebut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya, warga sering mengeluhkan tentang banyaknya anjing yang terlihat sengaja dibiarkan liar di sekitar kawasan perumahan Baloho. Kejadian ini menjadi puncak dari keluhan tersebut, di mana dua bocah yang masih duduk di bangku SMP dan SD menjadi korban gigitan anjing.

Kasat Samapta AKP Defta menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada korban jiwa akibat gigitan anjing tersebut. Namun, pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Defta menjelaskan bahwa kedua bocah korban gigitan anjing tersebut telah mendapatkan perawatan medis, termasuk suntikan vaksin Anti Rabies. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus rabies dari anjing yang menggigit mereka.

Polres Nias Selatan telah mengunjungi pemilik anjing tersebut untuk memberikan himbauan agar anjing tersebut diamankan dan mendapatkan perawatan yang sesuai, termasuk suntikan rabies dan kunjungan rutin oleh dokter hewan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya korban berikutnya, dengan ancaman konsekuensi hukum jika terjadi kasus serupa.

Sebagai tindak lanjut, Polres Nias Selatan terus melakukan patroli di daerah yang rawan akan keberadaan hewan liar, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk mengatasi masalah anjing liar di wilayah tersebut.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru