Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
SIMALUNGUN -Kasus perundungan atau bullying kembali menghantui bangsa kita, kali ini mengenai seorang siswa kelas 6 SD di Simalungun, Sumatera Utara, yang menjadi korban kekejaman sejumlah teman sekelasnya. Video kejadian tragis tersebut viral di media sosial, mengundang perhatian publik akan maraknya kekerasan di lingkungan sekolah.
Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa Meliala, menyampaikan kebenaran dari insiden ini yang terjadi pada Jumat, 15 Maret 2024. Saat itu, korban sedang berada di ruang kelas untuk les ketika teman sebangkunya tiba-tiba melakukan aksi merendahkan dengan mengambil dan membuang sandal korban ke luar kelas, bahkan meletakkannya di atas tiang bendera. Kejadian ini hanya puncak dari serangkaian intimidasi yang terus berlanjut.
Aksi balas dendam dari korban dengan membanting buku pelaku menjadi pemicu terjadinya perkelahian yang memilukan. Bahkan, pelaku lain ikut terlibat dengan menendang korban dari belakang, menyebabkan korban jatuh dan mengalami luka serius di perut bekas operasi usus buntu serta memar di dada.
Guru yang berada di tempat kejadian berusaha untuk melerai, namun kehadiran teknologi mengabadikan momen tragis ini dalam sebuah rekaman video yang kemudian tersebar luas di media sosial. Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa urgennya perlunya perhatian serius terhadap kasus bullying di sekolah.
Polisi telah menerima laporan dari orang tua korban dan segera mengambil tindakan dengan memanggil para pelaku, saksi, dan korban untuk dimintai keterangan. Pelaku yang melakukan tindakan fisik langsung dijerat dengan hukuman yang tegas sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan sistem peradilan pidana anak.
Dibalik luka fisik yang terlihat jelas, terdapat luka batin yang mungkin sulit diobati dalam diri korban. Dalam menghadapi kasus semacam ini, perlunya pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan, sosial, dan hukum untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan.
Semoga kasus ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bersama-sama mengubah paradigma dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa
(N/014)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA