Refly Harun Desak Polda Metro Hentikan Perkara Roy Suryo Cs, Sebut Tak Layak Ditindaklanjuti
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA -Polisi kembali menghadirkan kabar terbaru terkait perkembangan tragis kecelakaan maut yang terjadi di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Setelah melakukan proses identifikasi, Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa sudah sebanyak 11 korban tewas yang berhasil teridentifikasi.
Menurut Irjen Aan Suhanan, proses identifikasi korban tersebut telah dilakukan oleh Dokter Kepolisian (Dokkes) yang bekerja secara profesioal. “Ya secara keseluruhan sudah mungkin dari Dokkes ya, tapi laporan dari Dokkes sudah dari 11 itu sudah teridentifikasi,” ujar Irjen Aan di Command Center pada Selasa (9/4/2024).
Irjen Aan Suhanan juga menyampaikan bahwa rencananya akan dilakukan penyerahan terhadap dua jenazah kepada pihak keluarga, yang kemudian akan diikuti oleh proses administrasi. “Nanti siangnya ada penyerahan dua jenazah, mungkin setelah itu proses administrasi. Mungkin hari ini, mudah-mudahan 11 ini sudah bisa diserahkan ya,” tambahnya.
Dalam kasus ini, Polisi juga telah mengungkap dugaan sementara terkait penyebab kecelakaan maut tersebut. Polisi menduga bahwa kecepatan dari mobil GranMax yang terlibat dalam kecelakaan itu melebihi 100 km/jam.
“Hasil olah TKP di lapangan ini diduga kecepatan dari GranMax itu melebihi 100 (km/jam), diduga ya, itu hasil teknologi kita diduga,” kata Irjen Aan.
Selain itu, dari hasil olah TKP juga tidak ditemukan adanya jejak pengereman. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa kecepatan lebih dari 100 km/jam juga menjadi penyebab mobil tidak stabil saat kecelakaan terjadi.
“Di sana (TKP), tidak ada jejak rem GranMax, itu tidak ada jejak rem. Artinya, dia dengan kecepatan segitu, dia oleng ke kanan ya, artinya tidak ada upaya untuk mengerem. Jadi dari jejak itu kita bisa lihat,” terang Irjen Aan.
Dalam proses penanganan kecelakaan maut ini, Polisi terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap fakta sebenarnya dari kejadian tragis ini. Semoga dengan identifikasi korban dan hasil penyelidikan yang terus berlanjut, kasus ini bisa terang benderang serta memberikan keadilan bagi keluarga korban.
(K/09)
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL
MEDAN Dekranasda Kota Medan bersama PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) bersinergi memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan
EKONOMI