Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Ledakan Rumah di Grand Polonia, Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Poloni
PERISTIWA
LAMPUNG -Balai Konservasi Sumber Daya Alam Seksi Konservasi Wilayah (BKSDA SKW) III Lampung sedang melakukan upaya besar-besaran untuk memburu harimau Sumatera yang telah menyerang dua warga hingga menyebabkan kematian. Kepala BKSDA SKW III Lampung, Joko Susilo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim gabungan sedang aktif melakukan mitigasi dan mempelajari pergerakan harimau tersebut.
Langkah-langkah awal telah diambil, termasuk pemasangan kamera jebak untuk merekam aktivitas harimau. Tim juga telah mengidentifikasi adanya harimau di sekitar lokasi kejadian. Menyikapi bahaya yang mungkin mengancam warga, keputusan diambil untuk menangkap harimau tersebut dan merelokasinya kembali ke habitatnya yang asli.
Joko Susilo menjelaskan bahwa tim telah disiapkan untuk menangkap harimau tersebut, dan proses relokasi akan dilakukan secepat mungkin. Tujuan dari penangkapan ini adalah untuk menyelamatkan harimau dan mencegah terjadinya serangan serupa di masa depan.
Terkait insiden tewasnya dua warga yang diserang oleh harimau, Joko Susilo menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki apakah kedua insiden tersebut dilakukan oleh harimau yang sama atau berbeda. Meskipun demikian, keamanan masyarakat menjadi prioritas utama, dan penangkapan harimau untuk relokasi dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menghindari korban lebih lanjut.
Dalam kurun waktu dua minggu, dua warga menjadi korban serangan harimau. Peristiwa tragis pertama terjadi pada Kamis, 8 Februari, di mana seorang warga bernama Gunarso ditemukan tewas setelah hilang saat berkebun. Peristiwa kedua terjadi pada Kamis, 22 Februari, di mana seorang warga bernama Sahri juga ditemukan tewas dengan luka serius akibat serangan harimau. Kedua insiden tersebut terjadi di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat.
Ketegangan dan kekhawatiran meluas di komunitas setempat, sementara BKSDA SKW III Lampung bersama aparat keamanan terus bekerja keras untuk menanggapi situasi tersebut dan menjaga keselamatan warga.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Poloni
PERISTIWA
MEDAN Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BetulBetul melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polda Sumatera Utara terhadap PT Pertamina Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di dep
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap 3.865 kasus tindak pidana narkoba sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara memastikan enam personel Polri aktif telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana nark
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara resmi melaporkan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Sumatera Utara. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam proses evakuasi ledakan rumah mewah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan
PERISTIWA
MEDAN Nama Kahiyang Ayu, istri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, disebut dalam persidangan dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion F
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Me
KESEHATAN