Isu Zakat untuk MBG? Kemenag Akhirnya Buka Suara
JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan program Makan
NASIONAL
JAKARTA – Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, menjelaskan keterlambatan penerbangan IU-943 yang semula dijadwalkan berangkat pada Minggu (5/1/2025) pukul 18.35 WIB dari Bandara Internasional Kualanamu Medan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Ari menyatakan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh rotasi operasional pesawat sebelumnya.
“Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat pukul 18.35 WIB mengalami penundaan keberangkatan akibat dampak rotasi operasional pesawat sebelumnya,” kata Ari, Selasa (7/1/2025). Ari menjelaskan, tim layanan darat Super Air Jet telah memberikan informasi kepada pelanggan terkait keterlambatan tersebut dan menyiapkan kompensasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Untuk memastikan kenyamanan penumpang, maskapai ini juga menyediakan makanan berat meskipun membutuhkan waktu tambahan untuk koordinasi dengan pihak ketiga penyedia catering. Kendati penerbangan mengalami keterlambatan, Super Air Jet memastikan penerbangan dari Medan menuju Jakarta berhasil diberangkatkan pada hari yang sama, meskipun mundur dari jadwal awal. “Penerbangan IU-943 berhasil diberangkatkan pada pukul 21.45 WIB,” tambah Ari.
Ari juga menekankan komitmen Super Air Jet untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan pengalaman penerbangan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan. Dia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas pengertian serta kesabaran para pelanggan,” ucapnya.
Keterlambatan penerbangan ini membuat sejumlah penumpang meluapkan kemarahan mereka. Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @infomedia_medan, terlihat penumpang perempuan mengeluhkan perubahan jadwal yang membuat penerbangan mereka baru sampai di Jakarta tengah malam.
“Salah seorang penumpang perempuan terlihat kesal lantaran perubahan jadwal tersebut merugikannya sehingga mengharuskan landing di Jakarta tengah malam,” tulis akun tersebut. Penumpang perempuan tersebut menyebutkan bahwa ia memilih jadwal 15.30 WIB agar tidak terlambat sampai di Jakarta, namun penerbangan malah mengalami penundaan yang signifikan. “Sekarang kami sampai tengah malam, tanggung jawab? Kami pesan 15.30 karena supaya tidak kemalaman, itu logikanya,” keluh perempuan tersebut. Penumpang lainnya juga tampak kesal dan meminta agar uang tiket mereka dikembalikan.
(christie)
JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan program Makan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meningkatkan patroli kegiatan subuh guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Nama I Gusti Putu Artha kembali menjadi perbincangan publik di Denpasar. Namun kali ini sorotan bukan terkait pernyataannya men
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Bali melalui Satgas Pangan bersama instansi terkait melakukan pengecekan dan m
EKONOMI
JAKARTA Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga
EKONOMI
JAKARTA Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, memastikan tidak ada pelanggaran prosedur dalam penetapan kemb
POLITIK
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sanjaya, menegaskan bahwa skema insentif mitra Satuan Pelayanan
EKONOMI
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, membantah pernyataan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang m
NASIONAL
NTT Aparat Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur, membeberkan kronologi dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umu
ENTERTAINMENT
MEDAN Suasana Jalan Jenderal Ahmad Yani (Kesawan), jantung sejarah Kota Medan, berubah menjadi lautan merah yang bercahaya Sabtu (21/2/2
PEMERINTAHAN