Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, memberikan tanggapan terkait kasus dugaan malapraktik yang menimpa seorang ibu berinisial JS (43), yang diduga menjadi korban akibat kelalaian pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati, Medan.
Dalam pernyataannya, Rico menegaskan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim dari Dinas Kesehatan Medan telah melakukan pengecekan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).
"Saya sudah mendapatkan informasi tentang kasus ini dan saya juga sudah berbicara dengan Dinas Kesehatan. Mereka sudah menjalankan SOP-nya, namun saya meminta agar pihak rumah sakit, Mitra Sejati, melakukan konferensi pers untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Rico saat diwawancarai di Balai Kota Medan, Selasa (4/3/2025).
Rico berharap agar rumah sakit yang terlibat dapat mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi yang sebenarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Faisal Hasrimy, juga menyatakan bahwa masalah tersebut sudah dilaporkan ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).
Pihaknya masih mendalami apakah ada pelanggaran etika profesi dalam pemberian pelayanan medis kepada JS, dan jika terbukti ada pelanggaran, sanksi akan diberikan.
Sementara itu, dari pihak rumah sakit, Kepala Hukum RSU Mitra Sejati, Erwinsyah Lubis, mengungkapkan bahwa masalah antara pihak rumah sakit dan keluarga JS telah diselesaikan melalui jalur perdamaian.
"Sudah berdamai kedua belah pihak," ujar Erwinsyah, meskipun ia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai kejadian yang sebenarnya.
Menurut pengakuan kuasa hukum JS, Hans Benny Silalahi, kejadian ini berawal ketika JS datang ke RSU Mitra Sejati pada Minggu (23/2/2025) untuk mengobati jari telunjuk kaki kanan yang terluka akibat tertusuk paku.
Setelah pemeriksaan, dokter menyarankan agar JS dirawat inap untuk menjalani operasi pada jari-jari kaki yang terluka.
Pada keesokan harinya, suami JS menandatangani dua dokumen persetujuan, yaitu untuk pembiusan dan operasi jari kaki.
Namun, saat keluarga JS menunggu di luar ruang operasi, mereka terkejut mengetahui bahwa yang dioperasi bukan jari kaki, melainkan kaki kanan JS yang diamputasi hingga bagian betis.
Hal ini memicu kebingungan dan rasa tidak terima dari keluarga, yang merasa bahwa amputasi tersebut dilakukan tanpa persetujuan mereka.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, suami JS kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polda Sumut, dan kuasa hukum JS berharap agar kliennya mendapatkan keadilan atas kejadian ini.
Hans Benny Silalahi menambahkan bahwa mereka berencana untuk melaporkan masalah ini ke Mabes Polri, Kementerian Kesehatan, dan DPR RI untuk memastikan proses hukum berjalan dengan transparansi dan keadilan.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik, mengingat dugaan kelalaian yang terjadi di rumah sakit serta dampak psikologis yang ditanggung oleh korban dan keluarga.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, sementara pihak keluarga berharap agar pihak yang bertanggung jawab dapat segera diproses secara hukum.
(km/p)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL