Selain itu, kendaraan yang datang dari arah Cengkareng menuju tol Meruya atau Puri, juga dialihkan ke kiri menuju Kantor Wali Kota untuk mengurangi kepadatan.
"Kita juga sudah membuat dan memasang rambu lalu lintas," tambah Karta.
Rekayasa ini bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi baik dari arah Cengkareng maupun dari arah Kantor Wali Kota, mengingat genangan air di jalur tersebut cukup tinggi.
Sementara itu, upaya penyedotan air di lokasi terus dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat dengan menggunakan satu unit pompa apung sejak Selasa malam (4/3), dan direncanakan akan berlanjut hingga siang ini untuk mengurangi dampak genangan banjir.