BREAKING NEWS
Kamis, 25 Juni 2026

Banjir Bandang Melanda Enam Desa di Sumbawa, Ribuan Rumah Terendam

BITVonline.com - Sabtu, 21 Desember 2024 10:15 WIB
Banjir Bandang Melanda Enam Desa di Sumbawa, Ribuan Rumah Terendam
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMBAWA –Banjir bandang melanda enam desa di Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat malam, 20 Desember 2024, akibat meluapnya Sungai Lekong. Peristiwa ini mengakibatkan ribuan rumah warga terendam air, serta merusak fasilitas umum dan lahan pertanian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaporkan bahwa Desa Usar Mapin menjadi wilayah terdampak paling parah. Adapun rincian warga terdampak di desa tersebut adalah:

Dusun Hijrah: 254 Kepala Keluarga (KK), 793 jiwa Dusun Gelampar: 335 KK, 987 jiwa Dusun Hijrah Baru: 151 KK, 507 jiwa

Secara total, 740 KK dengan 2.287 jiwa terdampak di Desa Usar Mapin. Selain itu, desa-desa lain seperti Mapin Kebak, Mapin Rea, Mapin Beru, Lekong, Labuhan Mapin, dan Gontar juga mengalami dampak banjir. Hingga saat ini, pendataan lebih lanjut masih dilakukan di enam desa tersebut.

Hendra, seorang warga Dusun Hijrah, menyatakan bahwa banjir kali ini adalah yang terparah dalam lima tahun terakhir. “Kami berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya pada Sabtu, 21 Desember 2024.

Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah, langsung turun ke lokasi banjir pada Sabtu. Dalam kunjungannya, ia didampingi kepala dinas terkait, camat, dan aparat desa setempat untuk meninjau dampak banjir di pemukiman warga, lahan pertanian, dan fasilitas umum. “Kami turut prihatin atas bencana ini. Pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah penanganan, termasuk normalisasi aliran sungai dan distribusi bantuan logistik,” kata Mahmud Abdullah.

Langkah tanggap darurat yang saat ini dilakukan meliputi penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur. Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai agar bencana serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Banjir bandang ini tidak hanya merendam ribuan rumah warga, tetapi juga merusak fasilitas umum seperti jembatan dan saluran irigasi. Selain itu, lahan pertanian di beberapa desa mengalami kerusakan parah, sehingga dikhawatirkan berdampak pada hasil panen warga.

Warga terdampak berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap mitigasi bencana, seperti pembangunan tanggul atau waduk penahan banjir. Bantuan logistik yang cepat dan merata juga sangat diharapkan oleh masyarakat yang saat ini mengungsi di posko-posko darurat.

Dengan langkah tanggap darurat yang terus berjalan, pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Sumbawa berupaya memulihkan kondisi masyarakat terdampak banjir secepat mungkin agar mereka dapat kembali ke aktivitas normal.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru