BREAKING NEWS
Kamis, 25 Juni 2026

Dua Truk Tangki BBM dan Rumah Semi Permanen Terbakar di Kota Bogor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

BITVonline.com - Sabtu, 21 Desember 2024 05:42 WIB
Dua Truk Tangki BBM dan Rumah Semi Permanen Terbakar di Kota Bogor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR –Kebakaran hebat melanda dua unit truk tangki berisi bahan bakar minyak (BBM) dan satu rumah semi permanen di Kampung Poncol, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu dini hari (21/12/2024). Kejadian ini mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M. Ade Nugraha, menjelaskan bahwa kebakaran dilaporkan oleh warga sekitar pukul 01.52 WIB. Tim pemadam dari tiga sektor, yakni Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh, langsung diterjunkan untuk menangani situasi.

“Laporan yang kami terima menyebutkan adanya kebakaran dua unit truk tangki berisi BBM dan satu rumah semi permanen,” ujar Ade dalam keterangannya.

Sebanyak tujuh unit truk pemadam kebakaran, terdiri dari enam unit milik Damkar Kota Bogor dan satu unit dari BPBD Kota Bogor, dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Dalam waktu sekitar 30 menit, petugas berhasil mengendalikan situasi dan memadamkan api yang membakar dengan hebat.

“Keadaan sudah aman terkendali,” tambahnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Selain itu, asal-usul truk tangki yang terbakar juga masih menjadi tanda tanya karena pemilik kendaraan tersebut diduga melarikan diri saat kejadian berlangsung.

“Belum bisa dipastikan apakah truk tersebut milik Pertamina atau bukan, karena kondisinya sudah terbakar hebat dan pemiliknya kabur,” jelas Ade.

Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp300 juta. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta identitas pemilik truk tangki yang terlibat.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru