JAWA TIMUR -Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Kamis (3/4/2025) pagi.
Material vulkanik berupa abu tebal terlontar hingga 900 meter dari kawah Jonggring Saloko.
Berdasarkan rekaman CCTV di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, letusan terjadi pada pukul 07.09 WIB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.
Aktivitas vulkanik ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 144 detik.
Meski tidak ada laporan dampak signifikan akibat erupsi ini, PVMBG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada level II (waspada).
"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu," ujar Sigit Rian Alfian, petugas pos pantau Gunung Semeru dalam laporan resminya.
Selain itu, warga juga diminta menjaga jarak hingga 13 kilometer dari puncak karena adanya potensi awan panas serta guguran lava.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
(bs/a)
Editor
: Adelia Syafitri
Gunung Semeru Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 900 Meter