Main Game Bisa Dapat Uang? Begini Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp250 Ribu dari Junglee Ludo!
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
DELI SERDANG– Pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang menyebut Deli Serdang sebagai "Kabupaten Nahdliyin" saat menghadapi aksi unjuk rasa dari massa Al-Washliyah menuai sorotan tajam publik dan memicu polemik di media sosial.
Pernyataan tersebut terekam dalam sebuah video yang kini beredar luas.
Lom Lom menyampaikan hal tersebut ketika massa dari Al-Washliyah melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (26/5/2025), terkait polemik bangunan Pemkab yang diduga berdiri di atas tanah milik Al-Washliyah.
"Ini adalah Kabupaten Nahdliyin, saudara-saudara. Kalau saudara adalah Al-Washliyah, silakan baca ini Kabupaten Nahdliyin," ujar Lom Lom dalam video tersebut.
Lom Lom menjelaskan bahwa pernyataannya bukan bermaksud membandingkan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dengan Al-Washliyah.
Ia berdalih bahwa ucapannya muncul karena massa aksi bertindak tidak tertib.
"Itu kan anak-anak Al-Washliyah datangnya tidak beradab, brutal. Makanya saya bilang, ini daerah yang banyak melahirkan Nahdliyin. Kalau mau bicara soal Al-Washliyah, ya harus beradab," ujar Lom Lom.
Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi tersebut disertai tindakan anarkis, termasuk pelemparan dan perusakan pagar kantor bupati.
Berbeda dengan pernyataan Lom Lom, Ketua Ikatan Sarjana Al-Washliyah Sumut, Abdul Thaib Siahaan, menilai Wakil Bupati justru sebagai pemicu emosi massa.
"Awalnya damai, tapi Wakil Bupati memancing emosi. Bahkan ASN ikut memprovokasi. Itu yang menyebabkan pagar roboh dan massa melempar botol minuman plastik," ujar Abdul.
Meski tidak ada korban dalam insiden tersebut, suasana sempat memanas di lokasi aksi.
Massa menuntut kejelasan dan penyelesaian soal tanah yang mereka klaim milik Al-Washliyah, yang kini dibangun oleh Pemkab Deli Serdang.
Aksi dan pernyataan Wakil Bupati kini menjadi sorotan, memunculkan kekhawatiran tentang tensi antar-organisasi masyarakat Islam.
Sejumlah tokoh meminta agar kedua belah pihak menempuh jalur dialog dan tidak memperkeruh suasana.*
(d/a008)
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan sosial dan penanganan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) 2025 tidak hanya menda
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan langkah tegas pembenahan total PUD Pembangunan Kota Medan dengan mempriorita
PEMERINTAHAN
PEMATANGSIANTAR Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan tidak terdapat konflik kepentingan terkait pembelian tanah di Jalan C
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan pemilik po
HUKUM DAN KRIMINAL