Bukan Tak Percaya Dokter Indonesia, Ini Alasan Naniek Deyang Pilih Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
PONOROGO -Tradisi balon udara tanpa awak di Ponorogo kembali memakan korban. Sebuah balon udara berukuran super jumbo meledak di Desa Kori, Kecamatan Sawoo, pada Sabtu siang, menyebabkan seorang warga bernama Yono (45) mengalami luka bakar serius akibat ledakan petasan.
Korban segera dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo. Menurut pihak rumah sakit, Yono mengalami luka bakar tingkat tiga.
"Untuk lukanya grade tiga efek dari ledakan. Luasnya hanya 3%, namun mengenai mata, dada, dan kaki sebelah kanan," jelas Sugianto, Humas RSUD dr Harjono.
Saksi mata bernama Winanto mengatakan bahwa Yono awalnya mencoba mengamankan balon agar tidak direbut oleh anak-anak.
Namun, ketika menarik balon, sebuah petasan aktif yang masih tersangkut tiba-tiba meledak.
"Baru dipegang langsung meletus, suaranya keras sekali," kata Winanto.
Balon tersebut berukuran sangat besar, bahkan disebut super jumbo, dengan panjang sekitar 30 meter dan lingkar 20 meter. Di bagian balon tertulis nama "mbalong" yang diduga sebagai tempat pembuatannya.
Petugas dari Polsek Sawoo bersama warga menemukan bahwa balon masih menyimpan puluhan petasan aktif. Beberapa selongsong petasan juga ditemukan memiliki logo dan tulisan yang mengarah pada wilayah Trenggalek dan Tulungagung.
"Kami temukan logo-logo dan tulisan 'Team Paidi'. Saat ini masih dalam proses penyelidikan asal usul balon tersebut," ujar AKP Yudi Kristiawan, Kapolsek Sawoo.
Insiden ini menambah deretan kasus kecelakaan akibat tradisi balon udara liar yang kerap dilakukan saat Iduladha dan Lebaran.
Tahun-tahun sebelumnya juga tercatat beberapa kejadian serupa yang menyebabkan luka-luka, bahkan kebakaran.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara menggunakan petasan karena membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Balon udara tanpa awak sebenarnya diperbolehkan selama tidak memakai bahan peledak.*
(bs/j006)
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai mematangkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Istana Kepresidenan meminta Do
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNIPolri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta
NASIONAL
NIAS UTARA Budidaya rumput laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias Utara. Melihat potensi tersebut,
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil advokat Hotman Paris Hutapea terkait laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartaw
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan terseb
EKONOMI
BATU BARA PT INALUM (Persero) kembali membuka Program Magang Mahasiswa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pen
PENDIDIKAN