Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
BANDUNG — Atlet Mixed Martial Arts (MMA) nasional asal Pematangsiantar, Ronald Mastrana Siahaan, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka terhadap Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, terkait sikap dan pernyataan yang dianggap menjatuhkan semangat atlet muda di kota tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ronald usai memenangkan laga perebutan gelar juara Divisi Lightweight One Pride MMA, dengan mengalahkan Alan Darmawan Lolo melalui kemenangan angka di GOR C-TRA Arena, Bandung, Sabtu (14/6/2025).
Dalam video yang viral di media sosial dan diunggah melalui akun Instagram pribadinya @ronald_siahaan_16, Ronald mengungkapkan bahwa juniornya, Ajai Pasaribu, sempat meminta dukungan dari Walikota.
Namun, alih-alih memberi semangat, sang kepala daerah justru menyarankan untuk berhenti menjadi atlet karena dianggap tak menghasilkan uang.
"Saya sangat kecewa. Bukannya mendukung, justru junior saya diminta berhenti jadi atlet. Bahkan disuruh kerja di rumah walikota. Ini sangat menyakitkan bagi kami para pejuang olahraga," kata Ronald dalam video tersebut.
Ronald menyebut ucapan Walikota tersebut sebagai tamparan bagi para atlet yang selama ini berjuang mengharumkan nama daerah.
Ia menilai pernyataan itu justru mengubur harapan para atlet muda di Pematangsiantar yang ingin meniti karier profesional di dunia olahraga.
"Tolong, kata-kata bapak itu dicabut dalam-dalam. Kami berdarah-darah di arena, kami butuh dukungan, bukan diremehkan," tegas Ronald, penuh emosi.
Ronald pun menegaskan bahwa atlet seharusnya mendapat penghargaan dan perhatian dari kepala daerah, bukan justru dilemahkan dengan pandangan sempit soal uang dan pekerjaan.
"Kami ingin bertemu dengan pemimpin daerah, bukan untuk meminta-minta, tapi karena kami bangga membawa nama kota ini. Tapi kalau masa depan atlet dianggap tidak ada, maka mati sudah olahraga di kota ini," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Ronald juga meminta kepada Walikota Pematangsiantar untuk lebih menghargai perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah, baik di kancah nasional maupun internasional.
"Saya mohon, tolong hargai atlet Indonesia. Di mana pun mereka berada, mereka adalah kebanggaan bangsa," tutup Ronald.
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA