Paradoks Demokrasi? 92% Kenal Pancasila, Tapi 53% Warga Takut Bicara Politik
JAKARTA Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih mengenal dan menilai Pancasila se
NASIONAL
BANYUWANGI - Tim SAR gabungan menemukan sebuah objek besar di dasar laut pada kedalaman 40 hingga 60 meter yang diduga merupakan bangkai Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya, yang tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam (2/7).
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, mengungkapkan bahwa Dinas Navigasi Kementerian Perhubungan telah menangkap citra sonar dari objek bawah laut yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan kapal yang hilang.
"Dari hasil pemetaan sonar, bentuk dan ukuran objek mirip dengan KMP Tunu Pratama Jaya. Namun perlu verifikasi lanjutan," jelas Eko saat memberikan keterangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Untuk memastikan objek tersebut benar merupakan bangkai kapal yang tenggelam, KRI Pulau Fanildo milik TNI AL segera dikerahkan ke titik koordinat temuan dengan membawa peralatan deteksi canggih seperti sonar, magnetometer, dan remotely operated vehicle (ROV).
"Kami harap malam ini KRI Fanildo bisa memverifikasi titik koordinat (datum) kapal tenggelam," ujar Panglima Komando Armada II Surabaya, Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya.
Dengan kombinasi sonar dan magnetometer, tim pencari dapat mendeteksi keberadaan logam dan mencitrakan bentuk kapal. ROV akan dikirim ke dasar laut untuk memberikan visual langsung dari objek yang diduga kuat bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.
Kronologi dan Progres Pencarian
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.35 WIB. Kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 awak kapal, dan 22 unit kendaraan.
Hingga pencarian hari ketiga:
30 orang berhasil diselamatkan
6 korban ditemukan meninggal dunia
29 orang masih hilang
Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian, termasuk memperkuat dugaan bahwa sebagian korban masih terjebak di dalam bangkai kapal.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari Basarnas dan aparat terkait, serta tidak menyebarkan spekulasi sebelum hasil verifikasi lengkap dirilis.*
(kp/j006)
JAKARTA Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih mengenal dan menilai Pancasila se
NASIONAL
JAKARTA Polemik pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terus bergulir. Dewan Pe
POLITIK
JAKARTA Polemik terkait isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo kembali memanas. Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyampaikan pesan e
POLITIK
JAKARTA Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak umat Islam untuk menjaga adab dan kehormatan AlQur&039an menyusul kasus dua wa
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk tetap berpedoman pada aturan dalam
POLITIK
JAKARTA Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa negosiasi tingkat tinggi antara Iran dan Amerika Serikat berlangsu
INTERNASIONAL
OlehHabiburokhmanPERNYATAAN Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indrawijaya bahwa ada fenomena inflasi pengamat ada benarnya. Banyak se
OPINI
SINGAPURA Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada perdagangan Asia, Senin (13/4/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik
EKONOMI
JAKARTA Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memulai blokade di Selat Hormuz setelah negosiasi den
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam ra
NASIONAL