Pakubuwono XIV Gelar Buka Puasa Bersama, Jaga Tradisi dan Silaturahmi Keraton Surakarta
SURAKARTA Pakubuwono XIV menggelar acara buka puasa bersama di Sasana Narendra, Sabtu (21/2) sore. Kegiatan berlangsung khidmat dan diha
NASIONAL
BANYUWANGI – Operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya kembali membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan korban ke-48 dalam insiden tragis tersebut, pada Sabtu (12/7).
"Satu jenazah yang baru ini merupakan korban ke-48, yang ditemukan pada Sabtu, 12 Juli," ungkap Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, dalam keterangan resminya, Minggu (13/7).
Jenazah ditemukan sekitar pukul 10.40 WITA di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali.
Korban langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
"Korban berjenis kelamin perempuan, mengenakan celana panjang dan bra berwarna hitam. Saat ini masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI," tambah Eko.
Dengan temuan ini, total korban yang berhasil ditemukan dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya mencapai 48 orang, terdiri dari 30 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.
Meski pencarian terus menunjukkan perkembangan, pihak Basarnas mencatat adanya kejanggalan dalam pendataan penumpang.
Sejumlah korban yang ditemukan tidak terdaftar dalam manifes resmi kapal, yang menyebutkan 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan.
"Artinya, masih ada selisih data yang terus kami dalami bersama pihak terkait. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut akurasi data penumpang dan keselamatan pelayaran ke depan," tegas Eko.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu dini hari, 2 Juli 2025, sekitar pukul 00.30 WITA di Selat Bali, dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Banyak korban ditemukan oleh nelayan setempat, khususnya dari wilayah Dusun Pabuahan, Desa Banyubiru, yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi awal tenggelamnya kapal.
Hingga saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah memulai investigasi guna mengungkap penyebab tenggelamnya kapal tersebut.
Dugaan sementara menyangkut kondisi cuaca buruk dan potensi kelebihan muatan.*
(mt/a008)
SURAKARTA Pakubuwono XIV menggelar acara buka puasa bersama di Sasana Narendra, Sabtu (21/2) sore. Kegiatan berlangsung khidmat dan diha
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Setyawan membeberkan dugaan intervensi kuat dalam proses sewa Terminal PT Orbit Terminal Merak ol
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TENGAH Pembangunan infrastruktur di pedalaman Aceh Tengah terus menunjukkan kemajuan signifikan. Prajurit TNI dari Kodim 0106/Aceh
NASIONAL
PASAMAN Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol bergerak cepat merespons dampak bencana alam yang memutus akses transportasi warga d
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Minggu, 22 Februari 2026. Cuaca
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pad
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Minggu, 22 Februari
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Minggu, 22 Februari 2026. Secara
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 22 Fe
NASIONAL