Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
LIMA PULUH KOTA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, kian mengkhawatirkan.
Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat resmi meminta bantuan hujan buatan atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) kepada BMKG, seiring dengan ditetapkannya status tanggap darurat Karhutla pada 17–30 Juli 2025.
Permintaan tersebut telah disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lima Puluh Kota kepada BMKG dan telah diteruskan ke BMKG Pusat serta BNPB.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, membenarkan permintaan itu telah disetujui.
"Benar, ada permintaan agar dilakukan TMC. Informasi terakhir yang saya peroleh, sudah disetujui dan segera dilakukan," ujarnya, Rabu (23/7/2025).
Pelaksanaan hujan buatan ditargetkan mulai pada 25 atau 26 Juli 2025, tidak hanya difokuskan di Kabupaten Lima Puluh Kota, tapi juga akan diperluas ke daerah lain yang mengalami Karhutla.
"Tentu, akan diperluas ke daerah lainnya, karena kebakaran juga terjadi di beberapa wilayah lain," jelas Desindra.
Kepala Pelaksana BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol, mengungkapkan bahwa Karhutla sudah meluas hingga 100 hektare lebih, mencakup 16 nagari di 10 kecamatan, yakni Harau, Lareh Sago Halaban, Situjuah Limo Nagari, Akabiluru, Luak, Suliki, Pangkalan Koto Baru, Bukik Barisan, Mungka, dan Guguak.
"Kondisi kebakaran semakin meluas. Berdasarkan hasil kaji cepat tim di lapangan, TMC perlu dilakukan sebagai langkah strategis untuk penanganan," kata Rahmadinol.
Ia menyebut, saat ini telah dilakukan pengerahan sumber daya dan peralatan ke lokasi terdampak.
Namun, upaya pemadaman secara manual menghadapi banyak kendala, mulai dari topografi berbukit, hingga keterbatasan sumber air dan peralatan.
"Dengan kondisi seperti ini, hujan buatan menjadi opsi paling efektif saat ini untuk memadamkan titik-titik api yang sulit dijangkau," jelasnya.
Pemerintah daerah berharap pelaksanaan TMC dapat membantu mempercepat proses pemadaman dan mencegah meluasnya area terdampak, serta meminimalkan risiko terhadap warga dan lingkungan.*
(d/a008)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN