Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA — Penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, kembali memasuki babak baru.
Temuan penting diungkap pada Minggu (27/7/2025) oleh Polda Metro Jaya yang menemukan rekam medis pribadi Arya di dalam tas ransel yang ia tinggalkan di rooftop lantai 12 Gedung Kemlu, sehari sebelum ditemukan tewas secara tragis di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat.
Tas ransel tersebut ditemukan oleh tim penyelidik pada Rabu (9/7/2025), tepat sehari setelah jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yaitu kepala dibungkus plastik dan dililit lakban, namun tanpa tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.
Pintu kamar kos diketahui terkunci dari dalam, dan seluruh barang pribadi Arya dalam keadaan utuh.
"Penyelidik menemukan rekam medis korban yang berasal dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, tertanggal 9 Juni 2025," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak.
Meskipun isi detail rekam medis tersebut belum diungkap ke publik, dokumen tersebut menunjukkan bahwa Arya tengah menjalani rawat jalan untuk suatu kondisi medis yang tidak disebutkan.
Reonald menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami relevansi temuan tersebut dengan penyebab kematian.
Rekaman CCTV internal Kemlu memperlihatkan Arya naik ke rooftop lantai 12 pada Senin (7/7/2025) pukul 21.43 WIB, membawa sebuah ransel dan kantong belanja.
Ia baru turun sekitar pukul 23.09 WIB, namun tidak lagi membawa tas tersebut.
"Diduga korban berada di rooftop selama sekitar 1 jam 26 menit. Kami terus dalami aktivitasnya selama di sana," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Menurutnya, keberadaan Arya di lokasi tersebut serta barang-barang yang ditinggalkannya menjadi fokus penyelidikan lanjutan.
Penelusuran terhadap kemungkinan keterlibatan pihak ketiga atau faktor lain yang menyebabkan kematian masih berlangsung.
Polda Metro Jaya juga telah menerima hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Namun, hasil tersebut belum dapat dipublikasikan karena masih dalam tahap sinkronisasi dengan bukti fisik lain, termasuk keterangan saksi dan analisis dari tempat kejadian perkara.
"Untuk hasil labfor sudah ada, sekarang kami sedang menyelaraskan dan mengumpulkan seluruh alat bukti agar bisa menemukan fakta yang sesungguhnya," ungkap Reonald.
Kasus kematian Arya Daru Pangayunan menjadi perhatian luas, baik di dalam negeri maupun internasional, mengingat posisi Arya sebagai diplomat muda yang dianggap berprestasi dan aktif dalam misi luar negeri.
Kematian dengan pola yang janggal serta penemuan dokumen pribadi di rooftop gedung kementerian telah memicu banyak spekulasi, mulai dari kemungkinan tekanan kerja hingga keterlibatan pihak luar.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, ilmiah, dan transparan. Hasil akhir akan disampaikan ke publik setelah seluruh bukti dikaji secara komprehensif.
"Kami masih bekerja keras untuk mengungkap motif dan penyebab kematian secara objektif. Semua akan disampaikan secara resmi setelah proses penyelidikan rampung," tutup Ade Ary.*
(wh/a008)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK