BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

BMKG Imbau Masyarakat Tidak Remehkan Prediksi Tsunami 50 cm Imbas Gempa Dahsyat di Rusia

Adelia Syafitri - Rabu, 30 Juli 2025 15:23 WIB
BMKG Imbau Masyarakat Tidak Remehkan Prediksi Tsunami 50 cm Imbas Gempa Dahsyat di Rusia
Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati. (foto: tangkapan layar ig elshinta90fm)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh pihak agar tidak meremehkan potensi tsunami meskipun ketinggiannya diperkirakan hanya sekitar 50 sentimeter.

Imbauan ini disampaikan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, sebagai respons atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,6 yang mengguncang kawasan Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025).

"Meskipun peringatan dini dari BMKG memprediksi ketinggian tsunami di wilayah Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara hanya sekitar 50 cm, ini tetap tidak boleh dianggap enteng," ujar Dwikorita dalam konferensi pers daring, Rabu (30/7).

Dwikorita menjelaskan, tinggi gelombang tsunami dapat berubah secara signifikan tergantung pada kondisi geografis dan topografi pesisir setempat.

Pada daerah dengan bentuk pantai menyerupai teluk atau corong, gelombang dapat teramplifikasi hingga melebihi perkiraan awal.

"Kondisi morfologi pantai sangat memengaruhi. Jika bentuk pantai seperti corong, maka gelombang bisa meningkat secara signifikan dari yang diprediksi. Ini yang perlu kita waspadai," ujarnya.

Sebagai perbandingan, Dwikorita mengingatkan kembali peristiwa tsunami besar di Jepang pada 2011, yang juga memberikan dampak ke wilayah Indonesia.

"Pada 2011, tsunami akibat gempa di Jepang berdampak hingga ke Papua. Meskipun peringatan dini saat itu tidak menunjukkan gelombang tinggi, kenyataannya tsunami bisa mencapai 1,5 meter hingga 3 meter di beberapa wilayah Indonesia," jelasnya.

BMKG mencatat ada 10 wilayah tengah dan timur Indonesia yang berpotensi terdampak gelombang tsunami akibat gempa besar di Rusia.

Peringatan dini telah dikeluarkan untuk wilayah pesisir Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

BMKG juga telah berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, serta instansi terkait guna memastikan langkah mitigasi berjalan cepat dan terkoordinasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang.*

(bi/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru