Wabup Asahan Tegas: Pengusaha Kayu Wajib Patuhi Aturan Tonase, Jaga Jalan Daerah
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
Jakarta – Belakangan ini, media sosial ramai memperbincangkan seorang pedagang es teh bernama Sunhaji, yang menjadi korban olokan dari Gus Miftah, seorang pendakwah terkenal. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kini viral di berbagai platform, memicu perdebatan sengit di kalangan publik.
Dalam video yang beredar, Sunhaji terlihat tengah berjalan di tengah kerumunan sambil membawa dagangan es teh di atas kepalanya. Namun, yang mengejutkan, ia justru menjadi bahan candaan oleh Gus Miftah yang dalam video tersebut berkata, “Es tehmu sih akeh (masih banyak) enggak? Ya sana jual goblok.” Ucapan ini jelas menyinggung dan mengundang kecaman banyak pihak.Reaksi atas video tersebut cepat tersebar luas, dengan banyak netizen yang merasa geram atas perlakuan tersebut. Mereka menganggap bahwa Gus Miftah, yang seharusnya menjadi panutan, tidak sepatutnya memperlakukan seorang pedagang yang tengah berusaha mencari nafkah dengan cara seperti itu. Beberapa dari mereka mengungkapkan rasa kecewa dan berharap agar Gus Miftah meminta maaf atas perbuatannya.
Tidak hanya netizen, kejadian ini juga membuat hati keluarga Sunhaji, terutama putri sulungnya, sangat tersentuh. Putri Sunhaji terlihat menangis saat menyaksikan ayahnya dihina secara terbuka di media sosial. Kesedihan ini semakin mendalam karena mereka tahu perjuangan hidup Sunhaji sebagai seorang pedagang yang berusaha menghidupi keluarganya dengan keras.Namun di balik kontroversi tersebut, ada cerita positif yang muncul. Banyak orang yang tergerak untuk memberikan dukungan kepada Sunhaji, baik itu berupa donasi maupun dukungan moral. Selebgram Clara Shinta, salah satu yang merasa tersentuh, langsung berkomunikasi dengan Sunhaji untuk memberikan bantuan. “Saya terharu dengan kisah hidup Pak Sunhaji dan saya ingin memberikan dukungan langsung kepada beliau,” ujar Clara.
Tak hanya Clara, sejumlah donatur lainnya juga turut memberikan sumbangan finansial untuk membantu meringankan beban kehidupan Sunhaji. Donasi yang mengalir ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih peduli terhadap sesama, meskipun ada insiden yang memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah media juga melaporkan bahwa banyak pihak yang mulai memberikan perhatian terhadap kisah hidup Sunhaji, yang penuh dengan perjuangan dan kesedihan.Bagi banyak orang, kejadian ini menjadi pelajaran bahwa setiap orang berhak dihargai, apapun profesinya. Sementara itu, Gus Miftah yang kini menjadi sorotan banyak pihak, diharapkan bisa mengambil tanggung jawab atas ucapannya dan meminta maaf kepada Sunhaji serta masyarakat luas, khususnya para pedagang yang seringkali berjuang keras di tengah kesulitan hidup.
(JOHANSIRAIT)
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengkaji penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita di te
EKONOMI