Sestama BNPB Rustian Lolos dari Status Tersangka, KPK Ungkap Alasannya
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan tidak menahan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Benc
HUKUM DAN KRIMINAL
LOMBOK BARAT - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Brigpol Esco Faska Rely, anggota Polsek Sekotong, yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun di Desa Nyiur Lembang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, pada Minggu (24/8/2025).
Kematian mendadak ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga dan kerabat dekat almarhum.
Istri Esco, yang juga merupakan seorang polwan dan bertugas di Polsek Lembar, tak kuasa menahan kesedihan. Menurut Riani, sepupu keluarga almarhum, sang istri bahkan sempat tidak bisa bangun setelah mendapat kabar penemuan jenazah.
"Begitu dikabari ada orang meninggal, istrinya tidak bisa bangun, syok sekali," kata Riani, Selasa (26/8/2025).
Brigpol Esco terakhir terlihat oleh keluarganya saat berpamitan untuk bertugas di Sekotong pada Selasa, 19 Agustus 2025. Setelah itu, ia tak pernah kembali dan tak dapat dihubungi, menimbulkan kekhawatiran yang akhirnya terjawab dengan tragis.
"Dicari di rumah keluarga juga tidak ketemu. Akhirnya baru ketahuan sekarang mayatnya ditemukan," tambah Riani.
Esco meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih balita, masing-masing berusia empat dan dua tahun. Kerabatnya, Riky, mengatakan bahwa Esco dikenal sebagai sosok yang pendiam, ramah, dan tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun.
"Terakhir ketemu tanggal 13 Agustus. Dia mampir beli kepiting habis patroli. Setelah itu saya kirim pesan, centang dua tapi tidak dibalas," ujar Riky.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Brigpol Esco masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara menyebut adanya luka akibat benda tumpul, namun proses autopsi dan investigasi lanjutan masih berjalan.
Keluarga berharap agar kepolisian mengusut tuntas kasus ini agar tidak menyisakan tanda tanya dan memberikan keadilan bagi almarhum yang dikenal baik oleh lingkungannya.
"Kami minta kasus ini diungkap, karena Esco bukan orang yang suka cari masalah," pungkas Riky.*
(bs/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan tidak menahan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Benc
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyalahgunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu angkutan umum dan dua truk terjadi di Jalan Lintas MedanTebing Tinggi, tepat
PERISTIWA
YOGYAKARTA Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM seDIY) mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK
MEDAN Aktivis hukum Dhani Lubis bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan Direktur Siber Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Bayu Wic
NASIONAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) S
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendukung permintaan keluarga Winda Lorenza agar dilakukan ekshumasi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggerebek kawasan Jalan Denai, Gang Jati, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada
HUKUM DAN KRIMINAL