BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Situasi Memanas, Massa Aksi Masih Luncurkan Petasan dan Bom Molotov ke Kompleks DPR

Abyadi Siregar - Jumat, 29 Agustus 2025 20:01 WIB
Situasi Memanas, Massa Aksi Masih Luncurkan Petasan dan Bom Molotov ke Kompleks DPR
Massa aksi masih terus menembakkan petasan dan bom molotov ke arah Gedung DPR, Jumat malam (29/8). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketegangan masih berlangsung di kawasan Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (29/8).

Hingga pukul 18.55 WIB, massa aksi masih terus menembakkan petasan dan bom molotov ke arah Gedung DPR, memicu kekhawatiran akan meningkatnya eskalasi situasi di lokasi.

Berdasarkan pantauan langsung tim Bisnis, beberapa kali terdengar suara ledakan dari arah gerbang utama gedung parlemen.

Bahkan, sejumlah peserta aksi terlihat melemparkan bom molotov ke dalam kawasan DPR.

"Iya, tadi ada beberapa yang melempar molotov," ungkap seorang personel Polisi Militer yang tengah berjaga di dalam area DPR.

Untuk diketahui, bom molotov merupakan jenis senjata rakitan sederhana, biasanya berupa botol kaca berisi cairan mudah terbakar seperti bensin atau alkohol, dengan sumbu kain.

Ketika dilempar dan pecah, cairan di dalamnya menyebar dan langsung terbakar, menimbulkan kobaran api yang dapat meluas dengan cepat.

Meski ketegangan meningkat, aparat keamanan yang berjaga di sekitar gedung DPR belum mengambil tindakan represif terhadap massa aksi.

Salah seorang petugas kepolisian menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada arahan resmi dari pimpinan untuk membubarkan kerumunan.

"Belum ada arahan dari pimpinan untuk membubarkan massa," ujarnya singkat.

Aksi demonstrasi hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian protes yang muncul menyusul rencana pemerintah menaikkan tunjangan anggota DPR.

Gelombang unjuk rasa juga dipicu oleh insiden tragis sehari sebelumnya yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi kericuhan.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

OlehHabiburokhman. KAMI perlu menanggapi pengawasan kinerja Polri oleh Kompolnas. Perlu digarisbawahi bahwa Kompolnas bukanlah lembaga pen

OPINI