Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH UTARA — Sebanyak tujuh desa di Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, terendam banjir pada Selasa (14/10/2025), setelah Sungai Krueng Pirak meluap akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Camat Pirak Timu, Julfar Abdar, menyebutkan banjir merendam desa-desa yang berada di sepanjang aliran sungai.
Hingga Selasa sore, genangan air masih menggenangi rumah warga dan lahan pertanian.Baca Juga:
"Desa yang terdampak banjir yakni Tanjong Seureukui, Minje Tujoh, Alue Bungkoh, Teupin U, Leupe, Ceumeucet, dan Pange," ujar Julfar dalam keterangannya.
Ketinggian air di beberapa titik pemukiman mencapai 70 sentimeter, terutama di rumah-rumah yang berada dekat bantaran sungai.
Air mulai naik sejak malam hari dan terus meluas hingga siang menjelang sore.
Meski demikian, belum ada warga yang mengungsi. Sebagian besar penduduk masih memilih bertahan di rumah sambil terus memantau perkembangan debit air.
"Kami terus memantau. Hingga sore ini, belum ada pengungsian. Tapi kita sudah siaga bila sewaktu-waktu harus evakuasi," tambahnya.
Julfar menjelaskan bahwa banjir semacam ini memang rutin terjadi setiap tahun saat musim hujan, mengingat wilayah tersebut berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Pirak.
Pemerintah setempat telah mengerahkan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Dinas Sosial, serta tim Search and Rescue (SAR) untuk siaga di lokasi.
"Tim gabungan sudah menyiapkan langkah evakuasi, termasuk penyediaan kebutuhan dasar bila sewaktu-waktu diperlukan," katanya.
Selain merendam rumah, banjir juga mulai menggenangi lahan pertanian dan akses jalan desa, meskipun hingga saat ini jalur transportasi masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat dengan hati-hati.
Pemerintah Kecamatan Pirak Timu mengimbau masyarakat di wilayah bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi di hulu sungai.
"Kami berharap warga tetap siaga dan segera melapor ke posko jika air mulai membahayakan," tutup Julfar.*
(km/a008)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA